Gejala Kanker Usus Yang Sering Diabaikan

kanker usus

Kanker usus adalah salah satu penyakit kanker yang banyak diderita oleh orang Indonesia. Dengan deteksi dini yang baik, kanker usus merupakan penyakit kanker yang sangat bisa dicegah. Menurut sebuah lembaga penelitian, deteksi dini mampu menurunkan angka kematian akibat kanker usus sampai 60 persen.

Kanker usus merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan abnormal dari sel sel pada lapisan usus. Kanker usus bisa menyerang pria dan wanita dan yang mengerikan kanker ini bisa muncul tanpa gejala yang jelas.

Meskipun kerap dianggap gejalanya tidak jelas, kanker usus sebenarnya memberikan gejala yang kerap diabaikan. Padahal mengetahui munculnya gejala ini sangat penting untuk memulai deteksi dini kanker usus.

Berikut beberapa gejala kanker usus yang kerap diabaikan:

Pendarahan 

Noda darah yang muncul saat buang air besar dan tinja yang sangat gelap adalah gejala lain dari kanker usus besar.

Perubahan Kebiasaan Usus

Perubahan kebiasaan buang air besar dan inkontinensia adalah salah satu gejala kanker usus besar. Kotoran menjadi lebih tipis dan mencair, karena adanya tumor atau polip kanker yang menyebabkan diare dan sembelit. Jika salah satu gejala tersebut muncul, ada baiknya segera memeriksakannya pada dokter sebelum terlambat.

Nyeri 

Nyeri perut atau adanya gas yang menetap dan berlangsung lama. Ini bisa dibandingkan dengan kram otot di perut. Bisa juga disertai dengan kembung, karena perubahan kebiasaan buang air besar.

Penurunan Berat Badan 

Penurunan berat badan tiba-tiba hingga 5 kilogram atau lebih yang terjadi dalam beberapa bulan adalah tanda nyata kanker usus besar.

Kelelahan 

Perasaan lelah yang terus-menerus dapat terjadi karena kehilangan darah internal, yang terjadi karena pendarahan ringan pada polip. Keletihan juga merupakan efek samping dari sel kanker yang menggunakan energi tubuh. Anemia yang muncul tanpa sebab juga dapat menyebabkan kelelahan.

0 komentar: