Senin, 10 September 2018

Tips Tetap Sehat Di Tengah Kepungan Kabut Asap


Indonesia merupakan salah satu negara dengan luas hutan terbesar di dunia. Bahkan pada beberapa kesempatan, Indonesia dijuluki sebagai salah satu paru paru dunia. Sayangnya, hutan di Indonesia tidak selalu membawa keberuntungan, maraknya perambahan hutan dengan cara membakar membuat kebakaran hutan menjadi sesuatu yang marak di sini.

Salah satu dampak yang paling dirasakan saat terjadinya kebakaran hutan adalah munculnya kabut asap. Berbagai masalah kesehatan seperti gangguan pernafasan dan jantung bisa muncul saat kita terpapar kabut asap. Hal itu disebabkan karena di dalam asap yang muncul saat kebakaran hutan terkandung berbagai macam zat berbahaya yang bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernafasan.

Ironisnya, kabut asap ini kebanyakan berlangsung berhari hari sampai berminggu minggu. Makin lama kabut asap menyelimuti suatu kota maka akan semakin besar kemungkinan penduduk kota tersebut menderita berbagai macam masalah kesehatan.

Lalu pertanyaannya, bagaimana cara mencegah terjadinya gangguan kesehatan saat kita dikepung kabut asap? Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah atau minimal mengurangi gangguan kesehatan yang bisa muncul saat kita terpapar kabut asap.

1. Selalu monitor kualitas udara


Saat kabut asap mulai menyelimuti kotamu, segeralah mencari informasi tentang kualitas udara yang ada di kotamu. Informasi bisa didapatkan melalui kontak informasi dari BNPB. Dengan mengetahui kualitas udara yang ada di kotamu maka kamu bisa mengantisipasi masalah yang akan kamu hadapi berkaitan dengan kabut asap.

2. Tetap berada di dalam ruangan


Meskipun asap bisa menembus ke dalam rumah melalui pintu, jendela atau celah lainnya, risiko gangguan kesehatan bisa diturunkan saat kamu berada di dalam rumah. Saat kotamu dilanda kabut asap, cobalah untuk mengurangi waktu berada di luar ruangan. Kalau kamu ingin berolahraga, sementara waktu, lakukanlah hal itu di dalam rumah.

3. Pakailah masker


Gunakanlah masker khusus saat berada di luar ruangan. Masker khusus untuk menahan partikel asap biasanya ditandai dengan label NIOSH dengan kode deasin N95 atau P100. Masker yang dirancang dua lapis ini memiliki kemampuan menahan masuknya partikel yang lebih kecil dari 0,3 mikron sebesar 95%. Gunakanlah masker tersebut dengan benar, artinya masker digunakan sampai menutupi mulut dan hidung.

4. Gunakan penjernih udara


Bila di rumahmu terdapat AC, filter yang terdapat pada AC akan mampu menahan asap agar tidak masuk ke dalam rumah. Meskipun demikian, kamu harus memastikan jendela dan pintu tertutup dengan baik. Bila kamu tidak memiliki AC, kamu bisa menggunakan penjernih udara yang dipasang di area ventilasi.


KomentarKomentar