Senin, 16 Juli 2018

Tips Memaafkan Orang Lain


Menyambung tulisan sebelumnya tentang 7 Manfaat Memaafkan Yang Terbukti Menyehatkan, kali ini saya akan mencoba memberikan tips cara memaafkan orang lain sehingga maaf yang kita berikan tersebut bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Berikut dua tips cara memaafkan orang lain yang bisa kamu coba:

1. Maafkan dengan tulus


Memaafkan orang lain bukan sekedar berasal dari mulut, tetapi harus benar benar tumbuh dari hati yang tulus. Tidak tulis memaafkan atau pura pura memaafkan tidak akan memberikan manfaat yang diharapkan. Bahkan ada studi yang menyebutkan 'sekedar' memaafkan berhubungan dengan peningkatan risiko kematian dini. Ini artinya, kata maaf hanya keluar dari mulut, sedangkan rasa marah dan dendam masih berkecamuk di dalam hati.

Uniknya, mempercayai Tuhan sebagai maha pemaaf dari semua kesalahan yang orang lain lakukan juga tidak bermanfaat bagi kesehatan. Artinya, selama maaf yang kita berikan itu bukan berasal dari diri sendiri maka manfaat yang ingin kita dapatkan juga akan sia sia. Memaafkan itu kudu berasal dari diri sendiri.

Studi lain yang membandingkan antara orang yang secara perasaan memaafkan orang lain dengan orang yang memaafkan orang lain dari paksaan keinginan diperoleh kesimpulan bahwa orang yang memaafkan orang lain dengan membawa serta perasaan lebih banyak mendapatkan manfaat kesehatan.

Kesimpulannya, memaafkan orang lain kudu berasal dari niat dan hati yang tulus sehingga semua dendam dan amarah bisa lepas dari dalam diri kita. Saat tidak tulus mamaafkan maka yang keluar dari tubuh hanya kata maaf, sedangkan emosi negatif masih tetap ada di dalam tubuh.

2. Lakukan secara teratur


Memaafkan bukan hanya aksi sekali dalam seumur hidup. Seperti halnya kesalahan berulang yang dilakukan orang lain, memaafkan juga merupakan suatu perbuatan yang kudu dilakukan berulang ulang. Ada cara yang bisa kamu lakukan untuk melatih memberi maaf setiap hari:

  • Masukanlah ke dalam hati perbuatan buruk yang dilakukan orang lain.
  • Lalu, duduklah dengan perasaan itu beberapa saat sambil menanamkan pada diri sendiri bahwa apa yang terjadi adalah masa lalu. Tidak ada yang bisa kamu lakukan untuk mengubah sesuatu yang telah terjadi.
  • Pelajari sebaik mungkin hikmah apa yang bisa kamu petik dalam peristiwa itu, lalu cobalah melepaskan hal hal lain yang menurut kamu tidak penting.
  • Buatlah komitmen di dalam hati bahwa mulai hari ini kamu akan melepaskan semua perasaan dendam dan jengkel itu sebagai masa lalu yang gak mungkin kamu bisa ubah.
Latihan ini bisa kamu lakukan sebelum tidur sehingga selanjutnya kamu bisa tidur dengan nyenyak.\


KomentarKomentar