Selasa, 31 Juli 2018

Teman Yang Baik Adalah Teman Yang Bisa Membuat Kamu Seperti Ini


Dalam kehidupan ini kita membutuhkan kehadiran seorang teman. Yap, selain keluarga dan orang yang kita cintai, teman adalah seseorang yang hadir di kehidupan kita dalam suka maupun duka. Meskipun demikian, memilih teman janganlah sembarangan sebab baik buruknya teman akan berpengaruh pada kehidupan kita.

Teman yang baik akan bermanfaat bagi kehidupan kita, sedangkan teman yang buruk bisa menyebabkan hidup kita bermasalah. Salah satu manfaat dari teman yang baik adalah bisa mendorong kita untuk hidup lebih sehat. Orang yang terlalu pesimis adalah contoh teman yang buruk. Teman seperti ini akan mendorong kamu ikut ikutan pesimis baik secara fisik maupun emosional.

Lalu bagaimana dengan teman teman kamu saat ini? Apakah mereka merupakan teman yang baik atau teman yang buruk? Bila pertemanan itu membuat kamu seperti di bawah ini maka teman teman kamu itu adalah teman yang baik.

1. Kamu bisa berlari lebih cepat dan lama



Maksudnya disini adalah temanmu itu adalah seseorang yang memiliki gaya hidup yang aktif. Mereka bisa mendorong kamu untuk ikut aktif dalam kegiatan fisik seperti olahraga. Memiliki teman yang suka berolahraga dan berlari akan mendorong kamu untuk ikut berolahraga dan berlari. Kamu pun akan termotivasi untuk bisa berlari lebih cepat dan lebih lama dari mereka.

Kamu pasti gak akan menghabiskan waktu akhir pekan dengan berdiam diri di kamar jika kamu melihat teman temanmu berolahraga di lapangan. Teman yang seperti ini biasanya tidak banyak bicara, tetapi banyak memberi contoh gaya hidup aktif yang mendorong kamu untuk ikut aktif.

2. Kamu bisa hidup lebih sehat



Percaya atau tidak, kebiasaan makan dari teman temanmu akan berpengaruh terhadap kebiasaan makanmu. Memiliki teman yang doyan makan cenderung akan membuatmu doyan makan. Bagaimana tidak, kamu akan sulit menolak ajakan temanmu untuk makan bersama, apalagi saat itu temanmu yang traktir. 

Sebaliknya bila kamu memiliki teman yang pola makannya sehat, kamu tidak hanya memperoleh manfaat berupa makanan sehat dengan porsi terukur yang masuk ke dalam perut tetapi juga manfaat kesehatan yang lain seperti penurunan tekanan darah, fungsi hormon yang lebih baik, sistem kekebalan tubuh yang kuat dan menurunkan risiko terkena reaksi inflamasi.

3. Kamu bisa lebih pintar



Bila kamu berada di antara orang yang pintar dengan talenta yang beragam maka kamu bisa ikut ikutan menjadi pintar. Studi membuktikan, saat seseorang berada dalam lingkungan sosial yang saling mendukung (termasuk di media sosial) maka orang tersebut akan dapat mempelajari lebih banyak informasi.

Berkawan di media sosial memang bagus tetapi nilainya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan berkawan di dunia nyata. Tidak ada yang bisa menggantikan pertemanan di dunia nyata yang mana kita bisa ngobrol tentang banyak hal dengan sahabat baik kita.

4. Kamu berhenti melakukan kebiasaan buruk



Disadari atau tidak, apa yang ada pada diri kita bisa jadi merupakan gambaran dari orang orang yang berada di sekitar kita. Jika kamu berusaha berhenti merokok sementara teman teman di sekitarmu masih merokok maka usaha yang kamu lakukan kemungkinan besar akan gagal. Sebaliknya bila usahamu itu dilakukan di tengah lingkungan teman teman yang tidak merokok maka kemungkinan besar kebiasaan merokok yang kamu lakukan selama ini bisa dihentikan.

Orang yang gagal menghentikan kebiasaan buruknya umumnya akan berusaha menghentikan upaya yang sama yang dilakukan oleh orang lain. Jarang ada orang yang mau gagal sendirian. Jangan biarkan dirimu terperangkap dalam pertemanan seperti ini. Carilah teman baik yang bisa memberikan dukungan terhadap segala upayamu menghentikan kebiasaan buruk

Berusahalah untuk selalu berada di lingkungan pertemanan yang baik. Tentu saja hal ini bukan berarti kamu harus menghindari teman teman yang menurutmu memberikan pengaruh buruk. Mereka bukanlah racun pertemanan, mereka hanya teman yang sedang butuh dukungan dan bantuanmu.

Nah, bagaimana dengan teman temanmu saat ini? Apakah mereka teman teman yang baik atau teman teman yang buruk?


KomentarKomentar