Sabtu, 30 Juni 2018

Manfaat Probiotik Untuk Mencegah Patah Tulang

Bila selama ini kita mendewakan kalsium sebagai mineral yang sangat penting untuk kekuatan tulang, mungkin kini saatnya kita mengalihkan perhatian ke probiotik. Mengapa? Karena menurut studi terbaru, probiotik memiliki manfaat yang sangat penting untuk kesehatan usus dan tulang. Pada tulisan ini, saya akan membahas tentang manfaat probiotik bagi tulang dan cara mendapatkannya.

Studi terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Gothenburg dan telah dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine, menyimpulkan, probiotik dapat membantu mencegah hilangnya material tulang khususnya pada orang usia lanjut.. Studi yang menggunakan metode double-blind dengan kontrol placebo ini menggunakan strain probiotik Lactobacillus reuteri (L. reuteri). Pengurangan pengeroposan tulang bahkan bisa mencapai setengahnya.

Seiring dengan bertambahnya usia, tulang manusia akan mengalami pengeroposan, tetapi bila seorang wanita yang berusia di atas 70 diberikan suplemen probiotik maka proses pengeroposan ini akan mengalami perlambatan yang cukup drastis. Bila dibandingkan dengan wanita yang diberikan placebo, proses pengeroposan tulang pada wanita yang diberikan suplemen probiotik mengalami perlambatan hampir setengahnya.


Osteoporosis adalah suatu kondisi kesehatan yang ditandai dengan makin menipisnya tulang seiring dengan bertambahnya usia. Tulang kehilangan mineral penting yang berfungsi untuk menguatkan tulang sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Seseorang berisiko mengalami patah tulang atau osteoporosis bila pengeroposan tulang berlangsung dengan cepat. Bila selama ini kita menganggap kalsium memiliki peranan utama pada terjadinya osteoporosis, ternyata kesehatan sistem pencernaan juga penting sebagai pintu pertama masuknya kalsium ke dalam tubuh.

Sebelumnya memang ada yang beranggapan bahwa kesehatan sistem pencernaan berhubungan dengan kuatnya tulang, tetapi studi yang menguatkan anggapan itu masih sedikit. Kini setelah bermunculan studi yang menghubungkan kesehatan tulang dengan kesehatan pencernaan, termasuk studi yang dilakukan oleh ilmuwan Universitas Gothenburg, keyakinan para ahli tentang hubungan ini semakin menguat.

Setelah masuk mulut, makanan yang kita makan selanjutnya akan masuk ke lambung dan usus halus. Di dalam usus halus, terjadi proses penyerapan zat zat gizi yang terdapat di dalam makanan, termasuk kalsium, magnesium, boron dan zat gizi lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tulang. Bila saat itu kondisi usus halus tidak sehat maka proses penyerapan ini akan terganggu sehingga zat gizi atau mineral untuk kesehatan tulang juga tidak terserap secara optimal. Ujung ujungnya, tulang tidak mendapatkan mineral yang dibutuhkan untuk membentuk tulang yang kuat.

Kesimpulannya, menjaga kesehatan sistem pencernaan dapat membantu proses penyerapan zat gizi penting dalam proses pembentukan tulang sehingga tulang menjadi kuat dan tidak mudah patah.

Salah satu studi yang dipublikasikan dalam Journal Osteoporis menyebutkan, mereka yang mengonsumsi yogurt memiliki tulang yang lebih kuat bila dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah mengonsumsi yogurt. Penyebabnya bukan karena kalsium, protein dan kalori yang terdapat di dalam yogurt, tetapi kandungan probiotik yang terdapat di dalam yogurt. Probiotik ini mampu mendorong kesehatan sistem pencernaan pada mereka yang rutin mengonsumsi yogurt.


Manfaat probiotik yogurt tidak hanya berasal dari yogurt yang berasal dari susu, tetapi juga bisa didapatkan dari yogurt yang berasal dari tanaman seperti yogurt kedelai. Probiotik yang terdapat pada yogurt kedelai antara lain L. paracasei dan L. plantarum dan probiotik probiotik ini juga terbukti dapat meningkatkan densitas dan ketebalan tulang.

Nah, bila kamu penggemar yogurt, kamu bisa mendapatkan manfaat probiotik yang terdapat di dalam yogurt untuk kesehatan tulangmu. Selain yogurt, kamu juga bisa mendapatkan probiotik dari minuman probiotik yang banyak dijual di warung warung.

Akhir kata, tulang yang sehat tidak hanya bisa kamu dapatkan dari kalsium yang kamu makan tetapi juga dari kondisi kesehatan dari sistem pencernaan.


KomentarKomentar