Minggu, 22 April 2018

5 Perubahan Pola Makan Untuk Meningkatkan Kesuburan

Apakah kamu termasuk orang yang sedang mendambakan buah hati tetapi sampai saat ini belum juga hamil? Tenang, kamu tidak sendirian. Faktanya, 10 sampai 15% pasangan yang sudah menikah mengalami masalah dengan kesuburan.

Untungnya, dengan mengonsumsi multivitamin, perubahan pola makan dan gaya hidup, kesuburan seseorang bisa ditingkatkan sampai dengan 69%. Tulisan saya kali ini mencoba untuk menghimpun beberapa perubahan pola makan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesuburan.

1. Perbanyak konsumsi sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam, asparagus dan brokoli banyak mengandung asam folat. Menurut sebuah studi, asupan 500 mikrogram sam folat setiap hari memberi pengaruh yang positif terhadap siklus menstruasi seorang wanita.

Wanita yang rajin mengonsumsi asam folat selain mengalami peningkatan angka kemungkinan mengalami ovulasi, juga memiliki kadar progesteron yang tinggi setelah ovulasi (keluarnya sel telur dari ovarium untuk dibuahi). Kondisi ini menyebabkan lapisan dinding bagian dalam rahim (endometrium) menjadi lebih siap dalam menerima hasil pembuahan.

Studi yang lain menyebutkan, keberhasilan program bayi tabung pada wanita yang sebelumnya rajin mengonsumsi asam folat mengalami peningkatan sampai dengan 20 persen.

Kesimpulannya, rajin mengonsumsi makanan yang kaya dengan asam folat dapat membantu meningkatkan angka ovulasi, meningkatkan kadar hormon progesteron setelah ovulasi dan peningkatan angka keberhasilan program bayi tabung.

2. Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana

Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana seperti roti putih, pasta, nasi, cake, biskuit dan lain lain dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin dengan sangat cepat. Kondisi ini tidak bagus untuk terjadinya ovulasi. Wanita yang gemar mengonsumsi karbohidrat sederhana mengalami penurunan angka ovulasi sampai dengan 78%.

3. Pilihlah daging tanpa lemak, unggas dan telur.

Sebagaimana diketahui, protein hewani kaya dengan zinc dan vitamin B12. Kedua zat gizi ini sangat penting bagi kesuburan. Pria yang kadar zinc dalam darahnya tinggi memiliki tingkat kesuburan yang lebih baik bila dibandingkan dengan pria yang kadar zinc dalam darahnya rendah.

Seperti halnya zinc, vitamin B12 juga memiliki peranan yang sangat penting bagi kesuburan pria dan wanita. Pada wanita, vitamin B12 dapat meningkatkan kesehatan sel telur, memperkuat proses melekatnya hasil pembuahan pada dinding rahim dan mencegah terjadinya keguguran berulang.

4. Perbanyak konsumsi kacang kacangan

Kacang kacangan merupakan sumber protein nabati yang sangat penting serta kaya dengan zat besi dan vitamin E. Rajin mengonsumsi protein yang berasal dari tumbuh tumbuhan dapat menurunkan masalah ovulasi sampai dengan 50%. Memperbanyak makanan yang berasal dari tumbuh tumbuhan dan mengurangi makanan yang berasal dari daging merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesuburan.

Sedangkan kandungan vitamin E pada kacang kacangan dapat memperbaiki kondisi lapisan bagian dalam rahim sehingga lebih siap dalam menerima hasil pembuahan. Vitamin E juga penting dalam meningkatkan kesuburan pada pria.

5. Perbanyak konsumsi ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, tuna dan sarden, sangat kaya dengan asam lemak omega 3. Sayangnya, banyak diantara kita yang tidak suka makan ikan sehingga asupan asam lemak omega 3 masih sangat kurang.

Pada pria, kekurangan asam lemak omega 3 dapat meningkatkan ketidaksuburan, sedangkan pada wanita, asam lemak omega 3 dapat memperbaiki siklus haid.

Nah, bagi kamu yang sedang menunggu kehadiran buah hati, tidak ada salahnya mencoba pola makan di atas.


KomentarKomentar