Sabtu, 24 Februari 2018

Tips Merawat Tali Pusat Pada Bayi

Pada masa kehamilan, tali pusat memiliki fungsi yang sangat penting sebagai saluran penghubung antara ibu dan janin sekaligus memberi asupan oksigen dan nutrisi pada janin. Setelah bayi lahir, tali pusat ini dipotong karena tidak dibutuhkan lagi dengan meninggalkan sebagian kecil pada pusar bayi.

Selanjutnya, sisa tali pusat ini akan mengering dan lepas dengan sendirinya. Lepasnya tali pusat ini kira kira membutuhkan waktu antara satu sampai tiga minggu.

Sambil menunggu tali pusat lepas dengan sendirinya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk merawatnya. Diantaranya:

Usahakan tali pusat tetap kering

Orang tua dianjurkan untuk mengeringkan dan mengoleskan alkohol pada tali pusat setiap mengganti popok. Menurut studi, tindakan ini terbukti dapat membunuh bakteri dan mempercepat proses pelepasan tali pusat. Usahakan posisi tali pusat ada di luar popok sehingga mempercepat proses pengeringan.

Gunakan spon mandi untuk membantu mengeringkan

Saat mandi atau setelah mandi, gunakan spon mandi untuk membantu mengeringkan tali pusat. Tindakan ini terbukti dapat mempercepat keringnya tali pusat.

Biarkan tali pusat lepas dengan sendirinya

Tali pusat bisa lepas dengan sendirinya. Jadi, jangan mencoba untuk melepaskannya karena berisiko menyebabkan terjadinya luka pada pusar bayi.

Apa yang terjadi saat tali pusat bermasalah?

Selama proses penyembuhan, adalah normal adanya bercak darah di sekitar tali pusat. Perdarahan kecil juga bisa terjadi saat tali pusat lepas.

Segera ke dokter bila tali pusat bernanah dan di sekitarnya terlihat kemerahan dan bengkak. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi dan dibutuhkan pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan dan mencegah penyebaran infeksi.

Segera ke dokter bila tali pusat tidak lepas dengan sendirinya setelah tiga minggu. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya masalah medis pada tali pusat, misalnya bila terjadi infeksi atau gangguan sistem kekebalan tubuh.


KomentarKomentar