Minggu, 24 Desember 2017

Ada Penyakit Mental Baru Namanya Selfitis. Apa itu?

Mungkin istilah selfitis masih sangat asing di telinga, bukan tanpa sebab karena istilah ini memang baru diperkenalkan oleh sekelompok ilmuwan dari Universitas Trent Nottingham, Inggris. Selfitis sendiri adalah perilaku mental yang mendorong seseorang untuk terobsesi membuat foto selfi. Temuan ini kemudian dipublikasikan dalam International Journal of Mental Health Addiction.

Menurut para peneliti, penderita selfitis menggunakan foto selfie untuk meningkatkan kepercayaan diri atau mood sekaligus motivasi untuk bersaing dalam persaingan kehidupan sosial. Membuat foto selfie cenderung membuat seseorang ketagihan terutama pada mereka yang telah menderita masalah mental sebelumnya seperti orang yang kurang percaya diri.

Dalam pembuktiannya, para peneliti ini menggunakan data yang berasal dari India, negara dengan jumlah kematian akibat selfie terbesar di dunia. Sebanyak 200 orang partisipan dinilai kebiasaan selfie-nya lalu dihubungkan dengan enam tipe kepribadian orang orang tersebut seperti orang yang mencoba menarik perhatian, orang yang suka mengingat momen tertentu dan lain lain.

Setelah dilakukan analisa data diperoleh kesimpulan, 34 persen partisipan digolongkan ke dalam kelompok berisiko mengalami selfitis, 40,5 persen menderita selfitis akut dan 25,5 persen menderita selfitis kronis. Berdasarkan jenis kelamin, jumlah laki laki yang menderita selfitis sebanyak 57,5 persen, sementara untuk perempuan sebanyak 42,5 persen. Sedangkan untuk golongan usia, mereka yang berusia antara 16 sampai 20 tahun termasuk golongan usia yang paling mudah menderita selfitis. Untuk kebiasaan selfie, 9 persen melakukan selfie lebih dari 8 kali sehari dan 25 persen diantaranya membagi tiga gambar selfie ke media sosial setiap hari.

Kedepannya, para peneliti berencana melakukan studi yang sama di negara negara dengan faktor geografis yang berbeda dengan India. Mereka berharap nantinya, hasil studi bisa digunakan untuk menjawab fenomena selfie di kalangan orang orang di seluruh dunia.

Bagaimana dengan Indonesia? Apakah kamu juga penderita selfitis?


KomentarKomentar