Kamis, 21 Desember 2017

6 Fakta Tentang Hepatitis A Yang Wajib Kamu Ketahui

Mendengar kata hepatitis, pikiran kita akan selalu tertuju ke penyakit hepatitis B yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Memang sih, hepatitis B masih menjadi momok yang menakutkan karena pengobatan yang efektif masih belum ada dan penyakit ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius yang berujung pada kematian.

Sebenarnya penyakit hepatitis atau peradangan pada hati/liver bisa disebabkan oleh banyak hal. Selain virus hepatitis, penyakit hepatitis juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat obatan yang sifatnya hepatotoksik, minum minuman beralkohol, dan hal hal lain yang menganggu kondisi liver.

Virus hepatitis sendiri ada berbagai macam jenis yang dibedakan berdasarkan jenis virus dan cara penularannya. Beberapa jenis virus hepatitis yang cukup banyak penderitanya adalah virus hepatitis A, virus hepatitis B dan virus hepatitis C.

Bila virus hepatitis B dan C berisiko menyebabkan penyakit hepatitis kronis maka khusus untuk virus hepatitis A bisa menyebabkan apa yang disebut dengan penyakit hepatitis akut. Kali ini saya akan mengungkap 6 fakta tentang penyakit hepatitis A yang wajib kamu ketahui.

1. Hepatitis A bukan ditularkan melalui hubungan intim

Hepatitis A merupakan penyakit yang ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi virus hepatitis A. Mengapa makanan atau air tersebut bisa mengandung virus hepatitis A? Karena makanan atau air tersebut terkontaminasi oleh tinja penderita penyakit hepatitis A. Penularan penyakit seperti ini disebut dengan penularan fecal-oral.

2. Banyak diderita oleh para traveller

Penyakit hepatitis A merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh para traveller atau mereka yang suka bepergian ke tempat tempat wisata. Hal ini terjadi terutama bila bepergian ke tempat tempat yang kondisi sanitasinya buruk. Untuk itu, saat bepergian sebaiknya berhati hati dalam memilih tempat makan dan minum.

3. Sudah tersedia vaksin hepatitis A

Saat ini telah tersedia vaksin yang dapat melindungi seseorang dari infeksi hepatitis A sampai 100 persen. Vaksin yang disuntikan sebanyak dua kali dalam rentang waktu 6 bulan ini telah efektif bekerja setelah disuntikan dan diperkirakan memberi perlindungan sampai dengan 20 tahun.

4. Kadang tanpa gejala

Dengan masa inkubasi yang cukup lama yakni antara 15 sampai 50 hari, seseorang yang terinfeksi virus hepatitis A kadang tidak merasakan gejala yang berarti. Ironisnya, meski tidak mengalami gejala apa apa, mereka yang di dalam tubuhnya sudah terdapat virus hepatitis A akan dapat menularkan penyakit tersebut ke orang lain. Tanpa adanya gejala ini menyebabkan penderita hepatitis A tidak menyadari dirinya terinfeksi hepatitis A.

5. Diagnosa dilakukan dengan pemeriksaan darah

Selain melalui pemeriksaan fisik dengan melihat gejala yang muncul, mendiagnosa penyakit hepatitis A harus dilakukan pemeriksaan darah untuk mendeteksi adanya antibodi terhada virus hepatitis A. Pemeriksaan darah ini juga penting untuk mereka yang tidak merasakan gejala penyakit hepatitis A, namun sebelumnya memiliki riwayat bepergian ke tempat tempat yang bersanitasi buruk.

6. Bisa sembuh sendiri 

Sampai saat ini pengobatan spesifik untuk penyakit hepatitis A belum ada. Untungnya, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya. Penyakit hepatitis A akan sembuh dalam 2 bulan dan liver akan sembuh total dalam 6 bulan. 


KomentarKomentar