Abbott Umumkan Ketersediaan Tes Antibodi COVID-19 Berbasis Lab yang Andal di Indonesia

Abbot Rapit Test
  • Tes darah antibodi terbaru buatan Eropa tersebut akan dilakukan pada instrumen laboratorium ARCHITECT® i1000SR dan i2000SR milik Abbott
  • Abbott telah mulai mengirimkan alat tes ini ke Indonesia dan akan menyediakannya di berbagai jaringan layanan kesehatan publik/pemerintah maupun swasta
  • Tes ini menunjukkan spesifisitas dan sensitivitas lebih dari 99 persen pada hari ke-14 atau lebih setelah gejala mulai dialami. 
Abbott hari ini mengumumkan ketersediaan tes darah serologi berbasis laboratoriumn bertanda CE di Indonesia untuk mendeteksi antibodi IgG, yang berguna dalam mengidentifikasi apakah seseorang telah dan pernah terpapar virus corona (COVID-19).

Setelah mendapatkan persetujuan dari Satuan Tugas COVID-19 Indonesia, Abbott telah memulai pengiriman alat tes IgG SARS-CoV-2 ke Indonesia dan tengah menyiapkan ratusan ribu alat tes tersebut dalam beberapa bulan mendatang untuk memenuhi kebutuhan. Alat tes yang juga telah memperoleh Otorisasi Penggunaan Darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) ini memberikan opsi pengujian antibodi skala besar yang dapat diandalkan.

Tes antibodi dapat memberitahu apakah seseorang sebelumnya sudah pernah terinfeksi virus dan mungkin tengah berada pada proses pemulihan atau bahkan telah pulih dari infeksi tersebut, pada orang dengan atau tanpa gejala. Tes antibodi berskala besar dianggap sebagai langkah penting selanjutnya untuk memahami dan mengatasi pandemi COVID-19. Tes antibodi akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang virus, termasuk berapa lama antibodi berada di dalam tubuh, berapa banyak orang telah terinfeksi, dan bagaimana perubahan ini terjadi dari waktu ke waktu. Pengetahuan tersebut dapat membantu mendukung pengembangan pengobatan serta vaksin.

Dr Dewi Yennita Sari, Kepala Laboratorium Rumah Sakit Nasional Persahabatan mengatakan, “Ketersediaan alat tes IgG SARS-CoV-2 Abbott di Indonesia ini tepat waktu. Kami telah memvalidasi alat tes Abbott ini, sensitivitas dan spesifisitasnya yang tinggi dapat kami gunakan untuk mendukung optimalisasi strategi penyaringan (screening) kami, untuk mengatasi pandemi COVID-19 secara efektif."

"Abbott memanfaatkan keahliannya dalam pengetesan penyakit menular dan meningkatkannya untuk menyediakan alat tes COVID-19 yang sangat andal di seluruh dunia," kata I Putu Edi Mahadi, General Manager of Abbott’s diagnostics business di Indonesia "Dengan banyaknya jaringan laboratorium publik dan swasta Indonesia menggunakan alat tes IgG SARS-CoV-2 Abbott, kita akan memperoleh informasi yang lebih dalam dan dapat membantu meningkatkan pemahaman mengenai penyebaran virus ini di masyarakat, prevalensi di tingkat wilayah maupun negara, serta pengelolaan pandemi di masa depan."

Jaringan laboratorium swasta terbesar di Indonesia, PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia”), menggunakan alat tes IgG SARS-CoV-2 Abbott sebagai bagian dari penyediaan layanan tes COVID-19. Dewi Muliaty M.Si, Direktur Utama Prodia, menjelaskan, “Kami berharap dapat bermitra dengan Abbott untuk beberapa cabang kami guna menyediakan tes antibodi SARS-COV-2 serologi agar dapat lebih membantu pemerintah Indonesia mengatasi wabah COVID-19. Sensitivitas dan spesifisitas yang dimiliki alat tes IgG Abbott, sebagaimana divalidasi oleh Prodia, memberi kami kepercayaan diri pada saat menyampaikan informasi hasil tes COVID-19."

Tes antibodi: opsi andal untuk memperluas pengujian

Sementara tes molekuler dapat mendeteksi apakah seseorang memiliki virus, tes antibodi ini dapat menentukan apakah seseorang sudah terinfeksi. Tes IgG SARS-CoV-2 Abbott mengidentifikasi antibodi IgG, yang merupakan protein yang diproduksi tubuh pada tahap akhir infeksi dan dapat bertahan hingga berbulan-bulan dan mungkin bertahun-tahun setelah seseorang pulih. Tes ini menunjukkan spesifisitas dan sensitivitas untuk mendeteksi antibodi IgG lebih dari 99 persen, 14 hari atau lebih setelah gejala mulai dialami.

Baru-baru ini, sebuah penelitian independen yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Washington (University of Washington School of Medicine) dalam Journal of Clinical Microbiology juga menemukan bahwa pada saat melakukan tes terhadap 1.020 sampel pasien, alat tes ini memiliki spesifisitas 99,9% (kemampuan untuk merangkum positif sebenarnya). Ketika menjalankan pengetesan terhadap 689 sampel serum dari 125 kasus COVID-19 terkonfirmasi melalui PCR, para peneliti menemukan sensitivitas 100% (kemampuan untuk mengeluarkan positif palsu) pada ke-17 hari atau lebih setelah gejala mulai dialami pada kelompok pasien tersebut.

Tes antibodi IgG Abbott tersedia pada instrumen laboratorium ARCHITECT® i1000SR dan i2000SR.* ARCHITECT adalah salah satu sistem laboratorium yang paling banyak digunakan di dunia dan telah digunakan selama beberapa dekade. Instrumen ini telah digunakan di berbagai laboratorium di seluruh Indonesia dan dapat menjalankan sampai dengan 100-200 tes per jam.

Masa Berlaku Surat Keterangan PCR Menjadi 14 Hari?

Covid19
Hari ini saya membaca kabar yang cukup mengejutkan. Kabar tersebut berasal dari selebaran Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nomor 9 tahun 2020 tentang perubahan atas Surat Edaran Nomor 7 tahun 2020 tentang persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman corona virus disease 2019 (Covid-19).

Yang khusus saya sorot disini adalah perubahan masa berlaku surat keterangan negatif PCR yang sebelumnya 7 hari menjadi 14 hari. Mengapa saya soroti? Karena perubahan ini tidak ada dasar ilmiahnya. Entah darimana para ahli di gugus tugas bisa mendapatkan angka 14 hari. Apakah menurut mereka, setelah dilakukan pemeriksaan PCR maka hasilnya bisa sama selama 14 hari?

Sepanjang pengetahuan saya, hasil PCR baik itu positif maupun negatif hanya berlaku saat spesimen pemeriksaan PCR itu diambil. Artinya, bila seseorang hari ini diambil spesimen PCR-nya lalu hasilnya negatif, hasil itu mencerminkan kondisi pasien saat dilakukan pemeriksaan. Apakah besok dia tetap negatif? Belum tentu karena kita tidak tahu setelah pengambilan spesimen apakah dia ada kontak dengan orang yang positif atau tidak. Bisa saja lusa hasilnya positif bila besok dia kontak dengan orang yang terinfeksi virus corona.

Jadi, angka 14 hari menurut saya terlalu panjang untuk mempertahankan status pemeriksaan PCR seseorang sementara orang tersebut tetap kontak dengan orang lain selama rentang waktu tersebut. Jangankan 14 hari, 7 hari seperti pada surat edaran sebelumnya juga sudah terlalu panjang.

Kembali ke pertanyaan awal, darimana para pakar di gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 mendapatkan angka 14 hari. Ada yang tahu?

Pesan dari Anak Mendiang Dokter Gigi yang Gugur karena Covid-19

tiktok indonesia
Saat Indonesia memasuki masa normal baru atau new normal, banyak keluarga harus merasakan kehilangan orang tercinta yang telah menjadi garda terdepan dalam perjuangan melawan Covid-19. Bersama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, TikTok memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan Indonesia melalui beberapa inisiatif, termasuk bantuan donasi senilai Rp 100 miliar.

Saat tenaga kesehatan berjuang untuk melawan pandemi ini, mereka juga mempertaruhkan nyawanya. Gugus Tugas telah mengumumkan bahwa terdapat puluhan tenaga kesehatan yang meninggal karena berhubungan dengan virus korona.

Di bulan Maret ini, Basra harus menghadapi kenyataan baru di mana ibunya tidak akan bisa melihat dirinya mengikuti jejak ibunya sebagai dokter. "Ibu saya adalah seorang dokter gigi dan saat itu masih bertugas menangani pasien di RSUD Jati Sampurna Bekasi selama pandemi berlangsung. Hampir tidak terdeteksi, di sekitar bulan Maret, beliau terpapar virus tersebut dan meninggal dunia," kata Basra anak dari mendiang Drg. Amutavia Pancasari Artsianti Putri, Sp.Ort.

Basra Ahmad Amru dan keluarganya merupakan salah satu penerima donasi dari TikTok untuk tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. "Kami mengapresiasi kontribusi TikTok kepada keluarga kami dan keluarga tenaga kesehatan lainnya yang telah kehilangan anggota keluarga tercintanya di garda depan. Dedikasi ibu kami pada pekerjaannya telah menginspirasi saya untuk ikut menjaga kesehatan rakyat Indonesia." Saat ini Basra sedang menempuh studi untuk profesi kedokteran di Universitas UPN Veteran dan sedang menjadi co-assistant di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, sementara dua kakak perempuannya menjalani karir sebagai dokter gigi.

Kepergian mendiang ibunya telah membulatkan tekadnya untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya Covid-19. Ia menjadi relawan di tim komunikasi Gugus Tugas yang bertugas untuk mengedukasi publik tentang virus tersebut dan pencegahannya. Bersama dengan relawan lainnya, Basra menginsiasikan kampanye #mudikonline di TikTok untuk mengajak orang-orang agar tetap di rumah selama Idul Fitri. Hingga kini, Tahar tersebut sudah mendapatkan 312,7 juta tontonan dan mendapatkan dukungan dari beberapa pejabat negara, seperti Wakil Presiden H. Ma'ruf Amin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Menkopolhukam Mahfud MD.

"Pandemi Covid-19 merupakan ancaman bagi kita semua. Jadi tidak mungkin melawan pandemi ini tanpa peran dari semua pihak. Sebagai seseorang yang kehilangan ibu dalam perjuangan ini, saya meminta teman-teman semua untuk tetap waspada, dan menerapkan protokol kesehatan, termasuk mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak fisik, memakai masker, dan tetap tenang bahkan dalam keadaan normal baru," Basra memohon kepada masyarakat Indonesia.

Selain donasi senilai Rp 100 miliar, TikTok Indonesia telah melakukan beberapa inisiatif, temasuk program untuk memberikan apresiasi pada tenaga kesehatan. Program bernama #PahlawanGardaDepan ini mendapatkan lebih dari 968.2 juta tontonan. Donny Eryastha, Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Malaysia, dan Filipina mengatakan, "Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada kehidupan kita. Sebagai platform yang menjadi bagian dalam kehidupan warga Indonesia, kami berharap dapat terus memainkan peran kami dan mendukung negara ini untuk bangkit dari perjuangan ini dengan lebih kuat dan lebih bersatu."

Puluhan Ribu Pengusaha Warung & Distributor Aice Edukasi Pencegahan Covid 19

Aice Indonesia
Jakarta, 23 Juni 2020
– Sebanyak puluhan ribu pengusaha warung serta distributor produk es krim Aice se-Indonesia telah membagikan secara total ribuan paket yang terdiri dari bahan pokok, Alat Perlindungan Diri (APD) seperti masker dan baju hazmat, peralatan cuci tangan, minuman dan makanan ringan ke masyarakat ekonomi lemah yang berada di sekitar wilayah usahanya. Kegiatan ini dijalankan secara kolektif bersama ratusan karyawan Aice Group dan perusahaan distributornya di wilayah Sumatera, Jawa dan Sulawesi sejak akhir April lalu.

Brand Manager Aice Group Sylvana Zhong mengatakan bahwa misi kemanusiaan yang dilakukan oleh jaringan pemasar es krimnya ini adalah lanjutan dari kegiatan pencegahan penyebaran virus Covid-19 yang sudah dimulai Aice Group secara nasional sebelumnya. Tercatat, belasan rumah sakit rujukan Covid-19, Pesantren, dan Majelis Taklim telah menjadi target donasi perusahaan bersama karyawannya dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) sejak bulan April lalu.

“Kami lihat kegiatan yang kami dorong dan juga diinisiasi para pengusaha kecil dan warung ini sangat positif sekali. Mereka terinsipirasi oleh gerakan perusahaan dan karyawan kami bersama GP Ansor sebelumnya. Gerakan ini jadi makin masif karena juga didukung oleh para distributor. Aice Group berharap misi sosial ini akan membantu Pemerintah dan masyarakat dalam melawan Pandemi Covid-19 ini,” kata Sylvana dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/6) ini.

Produsen es krim nasional ini memang dinilai banyak pihak sangat aktif dalam mendukung upaya Pemerintah melawan virus mematikan ini. Aice Group menjadi salah satu perusahaan pertama yang menerapkan protokol New-Normal dalam proses bisnisnya. Pada pembukaan produksi pertamanya setelah Hari Raya Idul Fitri lalu, Aice bahkan telah mendapatkan prestasi zero-covid-19 di karyawannya. Pabrikan es krim ini memastikan 801 karyawannya terbebas dari virus covid-19 dalam kegiatan Rapid Test yang dijalankan pada Rabu (28/5) dua minggu lalu.

Saat itu, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengapresiasi Aice Group atas upaya pro aktif dan preventif dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang higienis dan melindungi karyawan dari paparan virus berbahaya ini. “Saya mengapresiasi upaya perusahaan dalam menjalankan protokol New Normal menghadapi Pandemi ini. Apa yang dilakukan oleh Aice Group ini harus dicontoh oleh industri lain yang ada di wilayah kami ini.,” jelasnya.

Aktivasi Relawan Lewat Ribuan Warung Aice

Aice Indonesia
Aksi kemanusiaan dari ribuan warung Aice ini merupakan proses berkesinambungan dari aktivitas volunteering selama hampir dua bulan terakhir. Inisiatif Aice Group dalam membagikan APD dan es krim berkandungan Vitamin C tinggi ke belasan titik rumah sakit rujukan covid-19 direspon secara positif oleh para distributor dan reseller-nya.

Bentuk aksi kemanusiaan yang dijalankan oleh jejaring pemasar es krim Aice ini sendiri sangatlah beragam. Puluhan ribu warung es krim Aice yang berada di wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi ini menjadi relawan Covid 19 dari Aice dan mengedukasi masyarakat sekitar melalui pembagian masker. 

Salah satu gerakan donasi yang cukup masif diantaranya terjadi di wilayah merah pandemi Jawa Timur. Seluruh distributor di wilayah Surabaya dan sekitarnya secara aktif mendorong lebih dari 800 pemilik warung atau reseller untuk bergabung dalam Tim Relawan Aice Melawan Covid-19. Distributor Aice di berbagai daerah lainnya juga berhasil mendistribusikan ribuan paket berbentuk aneka APD dan bahan pokok kepada masyarakat.

Salah satu distributor di wilayah Parepare, Sulawesi Selatan juga tergerak dalam membagikan APD. Kegiatan yang dilakukan adalah membagikan APD yang berupa kacamata, masker, face shield, baju hazmat dan sarung tangan ke RS Andi Makkasau, Kota Parepare. “Telah terjadi kelangkaan APD di kota kami ini, khususnya di RS Andi Makkasau, maka kami langsung tergerak berinisiatif membagikan APD dalam membantu penanganan pasien Covid 19 disana,” ungkap Irsan Prawiyadi Alfred, Distributor Aice wilayah Parepare.

Kesadaran atas pentingnya kerja bersama dalam melawan covid-19 ini juga disuarakan oleh para distributor es krim Aice. Salah satu distributor penjualan es krim untuk wilayah Lampung, Yudi Basri mengatakan bahwa saat ini masyarakat harus teredukasi akan pentingnya kesadaran mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dimana hal ini yang sebelumnya kurang di perhatikan.

“Kami sedih melihat kondisi Indonesia yang sedang diserang corona saat ini. Kami tidak bisa tinggal diam begitu saja dan cuma mengandalkan bantuan pemerintah saja. Sehingga kami tergerak bekerjasama dengan reseller dan karyawan kami dalam mengedukasi masyarakat dalam penyediaan tempat cuci tangan bagi masyarakat sekitar. Kami berharap upaya ini dapat membantu masyarakat dalam menghindari penularan,” jelas Yudi Basri.

Harapan yang sama juga diutarakan oleh distributor Aice di wilayah Bandung. Distributor wilayah ini membagikan APD lengkap kepada petugas PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan masker kepada pengguna jalan dengan bekerjasama bersama TNI, Polri, PMI, Satpol PP, dan Jasa Marga di wilayahnya. Cynthia Kurniawan, pimpinan Distributor Aice wilayah Bandung mengharapkan upaya ini dapat menginspirasi pihak lain untuk bahu membahu memperkuat warga dalam menghindarkan diri dari penularan virus mematikan ini.

”Menjadi relawan profesional adalah moto kami. Artinya, kami bergerak cepat membantu masyarakat di wilayah Bandung dimana tidak hanya dalam pembagian masker, namun juga paket donasi bahan pokok. Semoga dengan adanya kegiatan kami ini, pandemi corona bisa cepat berakhir,” harap Cynthia.

Dalam kesempatan yang sama, para pengusaha warung penjual es krim Aice mengucapkan terima kasih kepada Aice Group yang telah menyumbangkan banyak bantuan sejak awal pandemi ini. Para pengusaha warung ini berharap agar Aice Group terus secara konsisten memperkuat daya tahan masyarakat lewat produk sehat dan berbagai langkah donasi APD di masa depan. “Terima kasih Aice atas adanya misi kemanusiaan bersama ini. Semoga dengan kegiatan pembagian masker ini dapat membantu masyarakat yang tinggal di sekitar usaha kami tetap sehat,” harap Bapak Santoso pemilik Toko Selbi, yang menjual es krim Aice di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (*)

Pandemi Meningkatkan Ancaman Kelaparan, 3M Inisiasi Program Bantuan Pangan untuk Masyarakat Rentan Dampak Terburuk

3M Indonesia
Jakarta, 23 Juni 2020
– Pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia termasuk Indonesia merupakan krisis bersama yang memerlukan persatuan untuk mengalahkan penyakit ini, membantu sesama, dan melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan akan akibat pandemi. Selain penyakit Coronavirus, dampak dari pandemi ini juga meningkatkan ancaman kelaparan besar-besaran jutaan masyarakat akibat gangguan rantai pasokan pangan dan resesi ekonomi, seperti yang sudah diperingatkan oleh lembaga dunia Program Pangan Dunia PBB (WFP)[1]. WFP PBB telah mengutip kerawanan pangan global sebagai salah satu dari hal-hal negatif yang diperkirakan terjadi pasca pandemi, oleh karenanya PBB menyerukan kepada organisasi-organisasi dapat menunjukkan dukungan kolektif kepada mereka yang terkena dampak pandemi tersebut.

Melihat permasalahan tersebut, 3M global menginisiasi program bantuan pangan untuk masyarakat yang rentan akan dampak pandemi di seluruh dunia tempat 3M beroperasi. Dalam program ini 3M Indonesia bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia, sebuah Yayasan Sosial yang berfokus pada bantuan kemanusiaan. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan bantuan khususnya dalam mengatasi masalah kelaparan berupa bahan makanan pokok kepada 470 kepala keluarga (KK) di wilayah yang menjadi fokus penanganan kasus COVID-19 yaitu Surabaya dan Papua.

3M Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup (Improving Every Life) masyarakat Indonesia serta memberikan kontribusi dalam memerangi pandemi global. Sashidharan Sridharan, President Director 3M Indonesia mengatakan, “Pandemi yang terjadi saat ini, telah mempengaruhi kehidupan setiap orang. Oleh karena itu kami tergerak memberikan bantuan dalam bentuk pangan yang sangat dibutuhkan masyarakat khususnya di Indonesia. 3M akan terus mencari cara untuk membantu dalam memerangi COVID-19 dari segala sisi dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk memberikan bantuan kemanusiaan.”

Program COVID-19 Pandemic Emergency Response ini merupakan bagian dari 3Mgives untuk memberikan bantuan kebutuhan pangan langsung berupa makanan pokok dan kupon yang dapat ditukarkan bahan makanan pokok. 3M Indonesia memberikan donasi senilai US$10.000 untuk disalurkan kepada penerima manfaat melalui kerja sama dengan Wahana Visi Indonesia.

Sebanyak 200 KK di wilayah Surabaya meliputi Kelurahan Simolawang, Sidodadi, dan Tambak Rejo di Kecamatan Simokerto, serta Kelurahan Tanah Kali Kedinding dan Bulan Banteng di Kecamatan Kenjeran, menerima bantuan berupa kupon yang bisa ditukarkan dengan dengan makanan pokok seperti beras, ayam, telur, tempe, maupun buah-buahan di toko-toko kelontong mitra Wahana Visi Indonesia. Selain itu hal ini juga diharapkan dapat menghidupkan ekonomi pasar di wilayah setempat.

Selain itu, pada wilayah Papua dengan melihat permasalahan pada gangguan rantai pasokan makanan dan logistik, bantuan makanan pokok berupa beras, kacang hijau, garam, minyak goreng, dan gula akan diberikan secara langsung ke masing-masing daerah. Bantuan ini akan diterima oleh sebanyak 270 KK di Kampung Damen, Warse, Akamar, dan Birak di Kabupaten Asmat, Papua. Bantuan akan disalurkan kepada penerima manfaat selama bulan Juli 2020.

“Sebagai perusahaan global yang beroperasi di lebih dari tujuh puluh negara, kami berkomitmen untuk menjaga ekonomi lokal demi kelangsungan hidup masyarakat setempat. 3M akan terus merespons dengan cara-cara inovatif dan efektif untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan” tutup Sashidharan.

Dalam upaya berkelanjutannya untuk memerangi pandemi global COVID-19, 3M global mengumumkan rencana untuk memberikan USD$20 juta dalam dukungan finansial secara global kepada para pekerja kesehatan garis depan, populasi rentan yang secara tidak proporsional dipengaruhi oleh virus dan inisiatif untuk penelitian medis. Investasi 3M akan diarahkan ke mitra masyarakat yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan kritis selama krisis global ini. 3M juga akan menyediakan USD$5 juta untuk inisiatif penelitian dan pengembangan COVID-19 di lembaga-lembaga pendidikan terkemuka di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Sains merupakan inti dari 3M dan perusahaan ini didedikasikan untuk memajukan studi cepat COVID-19.

Manfaat Menakjubkan Dari Air Rendaman Kunyit Bagi Perokok

Kunyit adalah rempah yang tidak pernah ketinggalan saat kita memasak di dapur. Berbagai macam menu makanan khas Indonesia pasti tidak lepas dari umbi umbian yang satu ini. 

Kunyit ternyata tidak hanya bermanfaat sebagai pemberi rasa pada makanan, konsumsi kunyit juga penting untuk menjaga kesehatan. Salah satu cara mengolah kunyit agar bermanfaat bagi kesehatan adalah dengan meminum air rendaman kunyit.

Ramuan air rendaman kunyit sangat mudah didapat dan dibuat oleh siapapun yang ingin kesehatan tubuhnya terjaga. Selain itu kunyit merupakan bahan alami yang tidak memberikan efek samping jika dikonsumsi secara rutin.

Terlebih bagi seseorang yang merupakan perokok aktif, khasiat air rendaman kunyit ini mampu sebagai bahan alami yang berguna menjaga kesehatan. Tak hanya perokok aktif, seseorang yang terpapar asap rokok atau juga disebut perokok pasit sangat berisiko mengalami beberapa masalah kesehatan. Yang paling sering terjadi adalah seseorang tersebut mengalami kerusakan paru-paru dan masalah jantung.

Rokok memiliki lebih dari 7.000 bahan kimia berbahaya seperti nikotin, arsenik, sianida dan zat beracun lain. Lebih dari 50 zat berbahaya yang terkandung di dalam rokok termasuk merupakan zat karsinogenik atau zat yang memicu munculnya kanker.

Untuk menghindari risiko buruk seorang perokok aktif dan pasif terkena penyakit berbahaya mematikan, air rendaman kunyit bisa diandalkan.

Seperti dikutip suar.grid.id dari Medical News Today, air rendaman kunyit atau air kunyit bisa mencegah sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung dan paru-paru.

Kedua penyakit berbahaya ini muncul dan dialami oleh mereka yang sering terpapar asap rokok.

Sayangnya, sampai saat ini belum ada rekomendasi jumlah khusus untuk mengonsumsi air rendaman kunyit setiap harinya. Namun, karena kunyit termasuk bahan alami yang aman bagi tubuh, air rendaman kunyit bisa diminum sesukanya.

Perlu diketahui berikut ini beberapa khasiat luar biasa yang bisa dirasakan seorang perokok aktif dan pasif dengan mengonsumsi ramuan ini.

Berikut ini beberapa manfaat kesehatan air rendaman kunyit untuk para perokok aktif dan pasif.

Sehatkan Jantung

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunyit mempunyai kandungan baik yang berguna menyehatkan jantung.

Kandungan antioksidan dan antiperadangan sebagai salah satunya, hal ini juga dibuktikan melalui studi di tahun 2012.

Dimana penelitian tersebut menunjukkan bahwa mengonsumsi empat gram kunyit selama liam hari dalam satu minggu bisa menurunkan risiko terkena serangan jantung.

Sehatkan Paru-paru

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan sciencedirect membuktikan jika zat antiperadangan dan antioksidan pada kunyit mampu meredakan infeksi paru-paru.

Pada penelitian di tahun 2017, memperoleh hasil bahwa kunyit bisa mengobati berbagai kondisi gangguan paru-paru, seperti asma, pneumonia dan kanker paru-paru.

Dua manfaat di atas tentu sangat berguna bagi para perokok aktif yang sulit meninggalkan kebiasaan kecanduan pada rokok.

Namun, perokok pasif juga perlu mengonsumsi ramuan tersebut agar kondisi organ vital seperti jantung dan paru-paru tetap terjaga kesehatannya.

Meskipun, satu-satunya cara efektif menghindari risiko dua penyakit di atas bagi perokok aktif adalah dengan berhenti merokok.

Cara Antisipasi Kerugian dalam Bisnis

BukuKas
BukuKas, menjadi seorang pembisnis yang berhasil mengembangkan usahanya tentu merupakan mimpi semua orang. Bagaimana tidak, profesi sebagai wirausaha adalah sebuah profesi yang dapat menjamin masadepan karena bisnis yang dimiliki dapat diwariskan ke keturunannya dan menjadi bisnis keluarga yang turun temurun. Tentu tidak ada profesi lain yang dapat diwariskan seperti ini bukan?. Namun dibalik kesuksesan seorang pengusaha terdapat banyak rintangan yang harus dilalu untuk memperoleh target usaha yang diinginkan.

Menjadi pengusuha tentu tidak harus secara langsung melakukan penjualan dalam skala besar, anda bisa memulai mendirikan usaha dari tinggat kecil atau menengah. Namun, banyak diantaranya kasus yang menyebutkan kemunduran kesuksesan para pengusaha kecil akibat berbagai faktor yang menimbulkan banyak kerugian dan terpaksa harus gulung tikar. Peristiwa yang sering ditemui yaitu penumpukan hutang yang mengakibatkan kerugian pengusaha.

Kebanyakan pemilik usaha tidak memiliki catatan hutang yang terperinci sehingga mengakibatkan adanya tumpukan hutang dan jumlah saldo akan semakin menipis akibat penjualan tidak sebanding dengan pemasukan uang. Anda harus mengetahui bahwa kunci berkembangnya suatu usaha adalag catatan keuangan yang terkontrol dan terperinci.

Aplikasi Cerdas untuk Catatan Hutang


Bagi anda para pemilik usaha kecil dan menengah, anda bisa menggunakan aplikasi catatan hutang yang praktis dan efisien yaitu BukuKas. BukuKas memiliki beberapa fitur yang sangat membantu kegiatan berbisnis anda. Beberapa fitur BukuKas yaitu Laporan keuangan, Catatan pemasukan, Catatan pengeluaran, Hutang Piutang, Multibook dan Kartu Nama digital. Nah, disini fitur yang sangat berperan penting dalam catatan hutang yaitu fitur Hutang Piutang.

Fitur ini dapat anda lengkapi dengan catatan transaksi hutang piutang yang telah berlangsung. Keuntungan dari penggunaan fitur ini yaitu adanya layanan pengingat pembayaran hutang melalui WhatsApp. Jika anda memberikan catatan hutang dengan terperinci maka anda bisa melakukan pengawasan keuangan anda secara mendetail. Dengan keuntungan tersebut maka tidak akan ada penumpukan hutang yang mengakibatkan jumlah kas anda berkurang.

Menggunakan aplikasi BukuKas merupakan salah satu cara antisipasi resiko kerugian dalam bisnis anda. Semua fitur yang disediakan oleh BukuKas akan memberikan kemudahan anda untuk kontroling keuangan, seperti fitur laporan keuangan yang sangat bermanfaat untuk kontroling jumlah keuntungan maupun kerugian setiap harinya.

Dengan adanya laporan keuangan secara berkala maka anda bisa mengambil keputusan untuk perkembangan bisnis anda kedepannya. Tidak perlu khawatir dengan keamanan aplikasi BukuKas. Aplikasi ini akan menjaga data keuangan bisnis anda, data yang telah diinput tidak akan hilang dan dapat diakses dimanapun kapanpun meskipun anda kehilangan smartphone, akun yang telah terdaftar akan tetap memuat seluruh data anda dan rahasia data anda akan tetap terjaga.

Tunggu apalagi? Gunakan kemajuan teknologi untuk kemajuan bisnis anda. Download aplikasi BukuKas di Playstore atau Appstore yang tersedia di smartphone anda. Pilih aplikasi ini untuk peroleh catatan keuangan yang valid dan efisien.

Benarkah Dexamethasone Ampuh Untuk Covid19?

Dexamethasone
Di masa pandemi seperti ini, setiap kabar baik pasti akan disambut dengan antusias. Nah, salah satu kabar mengembirakan yang menyita waktu kita beberapa hari terakhir adalah tentang pujian Badan Kesehatan Dunia atau WHO terhadap khasiat obat Dexamethasone yang katanya bermanfaat mengurangi tingkat keparahan Covid19. Benarkah demikian?

Semua orang di seluruh dunia kini tengah menghadapi pandemi wabah penyakit yang diakibatkan oleh virus corona Covid-19.

Melansir dari The Jakarta Post, Dexamethasone adalah obat steroid yang murah dan banyak digunakan. Kini, Dexamethasone telah menjadi obat pertama yang terbukti dapat menyelamatkan hidup pasien infeksi virus corona.

Hasil uji coba yang diumumkan pada hari Selasa (16/6) menunjukkan, Dexamethasone, obat yang biasanya digunakan untuk mengurangi peradangan pada penyakit lain, ternyata juga dapat mengurangi tingkat kematian sekitar 1/3 di antara pasien Covid-19 parah yang dirawat di rumah sakit.

Bahkan menurut sang peneliti, seorang pasien Covid-19 bisa sembuh hanya dengan menggelontorkan uang sekitar Rp 100 ribu.

Hasil penelitian menunjukkan obat tersebut harus segera menjadi perawatan standar pada pasien dengan kasus penyakit parah, kata para peneliti yang memimpin uji coba.

"Saat pasien Covid19 yang menggunakan ventilator atau oksigen diberikan dexamethasone, kondisinya dengan cepat membaik dan terbukti obat ini dapat menyelamatkan nyawa pasien, tentu saja dengan biaya yang sangat murah." kata Martin Landray, seorang profesor di Universitas Oxford yang ikut memimpin penelitian.

Lantas apa sebenarnya obat dexamethasone ini?

Melansir laman WebMD, Dexamethasone digunakan untuk mengobati penyakit autoimun seperti radang sendi, gangguan darah/hormon/sistem kekebalan tubuh, reaksi alergi, penyakit kulit dan mata tertentu, masalah pernapasan, gangguan usus dan beberapa jenis kanker.

Obat ini juga digunakan untuk mereka yang mengalami gangguan kelenjar adrenal (sindrom Cushing).

Selain itu, dexamethasone adalah hormon kortikosteroid (glukokortikoid), sehingga dapat mengurangi respons pertahanan alami tubuh dan mengurangi gejala seperti reaksi pembengkakan dan alergi.

Namun sayangnya, obat ini juga dapat menimbulkan reaksi lain pada tubuh seseorang.

Dexamethasone dapat menyebabkan gangguan perut, sakit kepala, pusing, perubahan menstruasi, sulit tidur, nafsu makan meningkat, atau kenaikan berat badan dapat terjadi.

Beberapa masalah yang bisa terjadi pada tubuh saat pemberian Dexamethasoen antara lain,

- Tanda-tanda infeksi (misalnya, demam, sakit tenggorokan yang berlangsung lama)
- Nyeri tulang atau persendian
- Peningkatan rasa haus dan sering buang air kecil
- Detak jantung cepat/lambat/tidak teratur
- Nyeri pada mata
- Gangguan penglihatan
- Pembengkakan di beberapa area tubuh, seperti wajah, kaki, pergelangan kaki
- Gejala perdarahan lambung atau usus (seperti sakit perut, tinja hitam, muntah yang terlihat seperti bubuk kopi)
- Perubahan mental atau suasana hati (mis. depresi, perubahan suasana hati, agitasi)
- Pertumbuhan rambut dan kulit yang tidak biasa
- Nyeri atau kram otot, kelemahan, mudah memar atau berdarah
- Penyembuhan luka lambat, kulit menipis, kejang.

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, segera cari pertolongan medis jika melihat gejala reaksi alergi serius, seperti ruam, gatal atau bengkak (terutama pada wajah, lidah, tenggorokan), pusing parah, kesulitan bernapas.

Sementara itu, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO menyatakan ucapan terima kasih dan dukungan untuk Universitas Oxford yang telah menyelamatkan nyawa ribuan pasien Covid-19 dengan menggunakan obat Dexamethasone.

"Ini adalah berita bagus dan saya mengucapkan selamat kepada Pemerintah Inggris, Universitas Oxford, dan banyak rumah sakit dan pasien di Inggris yang telah berkontribusi pada terobosan ilmiah yang menyelamatkan jiwa ini," ujar Ghebreyesus.