31/08/2021

Cara Praktis Isi Ulang Saldo GoPay dan OVO lewat Aplikasi BRImo

Cara Praktis Isi Ulang Saldo GoPay dan OVO lewat Aplikasi BRImo

brimo BRI

Siapa di antara kalian yang belum pernah menggunakan layanan dari Gojek ataupun Grab? Di era sekarang, rata-rata hampir semua orang memakai kedua layanan tersebut, entah itu untuk transportasi, beli makanan, dan lain-lain. Tak bisa dimungkiri, di era yang sudah serba modern saat ini semua hal dapat dilakukan hanya dengan menggunakan handphone. Bahkan, kamu bisa memesan makanan melalui GoFood atau GrabFood melalui handphone tanpa perlu keluar rumah. Nantinya, makanan tersebut akan langsung dikirimkan ke alamatmu.

Dengan kemudahan seperti itu, tentu orang-orang jadi lebih praktis dan dapat menghemat waktu. Sayangnya, kendala yang seringkali dihadapi adalah kehabisan saldo GoPay ataupun Ovo. Hal tersebut tentu membuat kita tidak bisa memesan makanan atau transportasi lagi. Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Sebab, melalui layanan m banking BRI, kamu dapat mengisi ulang saldo GoPay dan OVO dengan mudah.

Bagi nasabah BRI kamu bisa top up saldo GoPay dan OVO dengan mudah melalui aplikasi BRImo atau BRI Mobile. Pastikan, kamu sudah punya akun ibanking dan mobile banking BRI, ya. Lalu, kira-kira bagaimana caranya?

1. Cara isi ulang saldo GoPay lewat BRImo

  • Buka aplikasi BRImo di handphone, lalu login menggunakan user ID dan password
  • Kemudian, pilih menu “BRI Mobile Banking” yang ada di halaman menu utama BRI Mobile
  • Klik menu “Isi ulang”, lalu pilih menu “GoPay”
  • Masukkan nomor handphone yang sudah terdaftar di Gojek, kemudian ketikkan nominal saldo yang ingin di top up. Klik Ok untuk melanjutkan transaksi
  • Masukkan nomor PIN BRI Mobile, lalu klik “Send”. Setelah itu, layar handphone akan menampilkan pesan pop up berisi izin melanjutkan transaksi melalui SMS
  • Klik Ok pada pesan pop up tersebut. Setelah itu, layar handphone akan menampilkan halaman SMS. Klik Enter untuk mengirimkan pesan

Biaya top up GoPay BRI sendiri mempunyai varian nominal yang berbeda-beda, mulai dari Rp10.000. Biasanya, saat top up akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp1.000.

2. Cara isi ulang saldo OVO lewat BRImo

  • Buka aplikasi BRImo, login seperti biasa
  • Pilih Menu Mobile Banking BRI
  • Pilih Pembayaran
  • Kemudian, pilih BRIVA
  • Di kolom “Masukkan nomor BRIVA”, ketik angka 8809 + nomor handphone tujuan
  • Masukkan jumlah nominal yang ingin di top up, setelah itu klik Ok
  • Masukkan PIN
  • Setelah itu, kamu akan dibawa ke SMS
  • Ikuti semua perintah yang terdapat di SMS
  • Jika transaksimu berhasil, akan ada pemberitahuan sukses lewat SMS

23/07/2021

Parfum Khusus Sapi Ini Memiliki Bau Khas Manusia Untuk Mengusir Nyamuk

Parfum Khusus Sapi Ini Memiliki Bau Khas Manusia Untuk Mengusir Nyamuk

sapi

Manusia dan nyamuk telah menjadi musuh bebuyutan sejak jaman dahulu kala. Berbagai macam penyakit berbahaya pada manusia bisa disebabkan oleh gigitan nyamuk, salah satunya malaria. Uniknya, malaria hanya menjangkiti manusia, artinya ketika nyamuk menggigit sapi maka sapi tidak akan terkena malaria.

Nah, keunikan ini kemudian ditangkap oleh perusahaan ISCA Technologies di California, Amerika Serikat untuk menciptakan sebuah parfum khusus sapi yang beraroma tubuh manusia. Gagasan ini muncul berdasarkan asumsi jika sapi berbau tubuh manusia maka sapi tersebut yang akan digigit oleh nyamuk.

Ide ini kemudian menarik perhatian Grand Challenges Explorations dari Gates Foundation yang kemudian menggelontorkan dana hibah $100.000 untuk pengembangan lebih lanjut. 

Bagaimana cara kerjanya? Perusahaan akan memproduksi parfum beraroma tubuh manusia lalu disemprotkan ke tubuh sapi sehingga membuat hewan ini berbau seperti manusia selama beberapa minggu hingga bulan. 

Menurut WHO, setiap tahun sekitar 3.4 miliar penduduk dunia berisiko menderita malaria. Saat ini intervensi yang dilakukan baru sebatas pemberian obat obatan dan kelambu berinsektisida. Pendiri ISCA Technologies berharap, parfum beraroma manusia ini bisa segera bisa diujicobakan di California untuk kemudian dilanjutkan di Kenya. Dia memperkirakan biaya yang dikeluarkan untuk satu ekor sapi sekitar satu dollar Amerika Serikat. 

Jika usaha ini berhasil maka mungkin cocok juga dikembangkan di Indonesia terutama untuk menurunkan kejadian malaria dan demam berdarah.

22/07/2021

Apakah Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Melawan Covid19 Varian Delta?

Apakah Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Melawan Covid19 Varian Delta?

vaksin astrazeneca

Saat ini dunai sedang dihebohkan dengan Covid19 varian delta atau dikenal dengan nama B.1.617. Varian Covid19 yang pertama kali muncul di India ini dengan cepat menyebar ke seluruh dunia. Menurut WHO, sebagian besar lonjakan kasus Covid19 yang terjadi secara global disebabkan oleh varian delta.

Kemunculan varian delta ini juga memantik kekhawatiran akan khasiat vaksin Covid19 yang saat ini digunakan. Apakah vaksin vaksin ini masih efektif untuk mengatasi varian delta?

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine, efektivitas vaksin buatan Pfizer-BioNTech dan AstraZeneca terhadap varian delta mengalami penurunan bila dibandingkan dengan efektivitas terhadap varian alpha (B.1.1.7). 

efektivitas vaksin


Penurunan kemanjuran kedua vaksin ini terutama terlihat setelah penyuntikan dosis pertama. Penurunan kemanjuran masih terjadi setelah sasaran mendapatkan dosis kedua.

Meskipun ada penurunan, para ahli masih optimis kedua vaksin ini masih efektif digunakan untuk melawan Covid19 varian delta. Setidaknya saat dilakukan penelitian, mereka yang disuntik menggunakan kedua vaksin ini mengalami gejala yang ringan.

Para peneliti mengakui adanya banyak keterbatasan dalam penelitian ini sehingga diperlukan penelitian yang lebih lengkap, tapi dari data ini sudah bisa dibuat kesimpulan awal bahwa vaksin Pfizer-BioNTech dan AstraZeneca masih efektif melawan Covid19 varian delta. 

Untuk itu perlu dilakukan percepatan vaksinasi guna menekan laju lonjakan kasus Covid19 varian delta.

07/07/2021

Apakah ASI Mengandung Vaksin Covid19?

Apakah ASI Mengandung Vaksin Covid19?

ASI

Bagi ibu yang sedang menyusui, penting nih untuk diketahui. Menurut studi terbaru, vaksin Covid19 yang diterima oleh ibu yang sedang menyusui, vaksinnya tidak sampai tembus ke dalam ASI. Jadi, ibu menyusui tidak perlu khawatir adanya efek samping vaksin yang dapat mengenai bayi mereka.

Para peneliti di University of California, San Francisco, melaporkan, "mRNA dalam vaksin" (komponen aktif dari vaksin Moderna dan Pfizer), tidak terdeteksi dalam 13 sampel air susu ibu yang dikumpulkan 4 hingga 48 jam pasca vaksinasi dari 7 ibu yang sedang menyusui.

Meskipun masih dibutuhkan studi yang lebih besar untuk mengkonfirmasi hasil studi ini, para peneliti sudah mendapatkan kesimpulan awal bahwa mRNA yang terdapat dalam vaksin Pfizer dan Moderna tidak ditransfer dari Ibu ke bayinya melalui ASI. Jadi, ibu tidak harus memilih antara vaksinasi Covid19 atau menyusui.

Dr. Michael Grosso, yang tidak terlibat dalam studi ini, mengatakan, hasil studi ini penting karena selama ini uji klinis vaksin Covid19 tidak melibatkan ibu yang sedang menyusui.

Menurut Dr. Grosso, keamanan vaksin pada ibu menyusui harus memenuhi tiga faktor penting, yakni; pertama, kandungan zat pada vaksin ada di dalam ASI, kedua, kandungan zat pada vaksin diserap oleh sistem pencernaan bayi dan terakhir jika kandungan zat pada vaksin diserap oleh sistem pencernaan bayi maka harus dipastikan apakah zat tersebut dapat menimbulkan kerusakan atau tidak pada tubuh bayi.

Khusus untuk Vaksin Covid19, tidak satupun dari ketiga faktor tersebut terjadi pada saat dilakukan studi.

Studi ini dipimpin oleh Dr. Stephanie Gaw, dari Departemen Obstetri, Ginekologi, dan Ilmu Reproduksi UCSF. Timnya melakukan analisis terperinci dan berteknologi tinggi terhadap ASI yang diperah dari tujuh ibu menyusui yang rata-rata berusia sekitar 38 tahun. Masing-masing telah menerima dua dosis vaksin Pfizer atau Moderna.

Sampel ASI diuji hingga 48 jam setelah pengambilan. Tidak ada jejak mRNA dari vaksin yang ditemukan dalam sampel apapun.

Tim San Francisco mencatat seandainya sejumlah kecil mRNA (terlalu kecil untuk dideteksi oleh alat tes mereka), berhasil mencapai ASI maka materi genetik ini akan "mengalami degradasi oleh sistem pencernaan bayi".

Para peneliti juga mencatat bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Akademi Kedokteran Menyusui sama-sama mendukung keamanan vaksinasi ibu saat menyusui.

Studi ini dipublikasikan dalam JAMA Pediatrics edisi 6 Juli 2021.

30/06/2021

Olahraga Dapat Menurunkan Risiko Masalah Kesehatan Akibat Kurang Tidur

Olahraga Dapat Menurunkan Risiko Masalah Kesehatan Akibat Kurang Tidur

Olahraga

Olahraga dengan intensitas yang dianjurkan atau yang lebih tinggi dari itu dapat menurunkan masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh kualitas tidur yang buruk, demikian menurut sebuah studi jangka panjang yang dipublikasikan secara daring oleh British Journal of Sports Medicine.

Lebih jauh dalam penelitian itu disebutkan, mereka yang kualitas tidurnya buruk disertai dengan malas berolahraga adalah orang yang paling berisiko menderita penyakit jantung, stroke dan kanker. Dari hasil penelitian ini, sudah saatnya para ahli menyarankan adanya sinergi antara kedua aktivitas tersebut.

Baik kurang olahraga maupun kurang tidur secara terpisah memang dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler dan kanker, tapi belum diketahui apakah bila keduanya digabung akan dapat memberikan efek yang lebih parah.

Pada penelitian ini, para peneliti menganalisis data yang didapatkan dari 380.055 orang pria dan wanita, yang berusia rata rata 55 tahun. Data ini didapatkan dari data Biobank yang ada di Inggris. Sebagaimana diketahui, Biobank merupakan data status kesehatan jangka panjang dari setengah juta penduduk Inggris yang berusia antara 37 sampai 73 tahun, yang diambil antara tahun 2006 sampai 2010.

Peserta diminta memberikan informasi tentang tingkat akvititas fisik normal yang mereka lakukan setiap minggu. Tingkat aktivitas fisik itu diukur menggunakan metabolic equivalent of task (MET), yang kira kira setara dengan jumlah energi (kalori) yang dikeluarkan per menit aktivitas fisik.

Misalnya, 600 MET menit seminggu setara dengan 150 menit aktivitas intensitas sedang, atau lebih dari 75 menit aktivitas fisik dengan intensitas tinggi dalam seminggu.

Tingkat aktivitas fisik itu kemudian dibagi dalam empat kategori; tinggi (1200 atau lebih MET menit/minggu); sedang (600 hingga kurang dari 1200); atau rendah (1 sampai kurang dari 600); dan tidak ada aktivitas fisik sedang hingga berat. Pembagian tingkat aktivitas fisik ini sudah sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh WHO.

Setelah diketahui tingkat aktivitas fisik dan kualitas tidur, status kesehatan responden kemudian dilacak selama rata rata 11 tahun hingga Mei 2020. Kemudian dilakukan pemisahan angka kematian dan penyebab kematian, apakah karena penyakit kardiovaskuler, penyakit jantung koroner, stroke atau kanker.

Selama periode pemantauan, 15.503 orang meninggal dunia: 4.095 disebabkan oleh penyakit kardiovaskular dan 9.064 orang disebabkan oleh kanker.

Dari jumlah itu, 1.932 orang meninggal dunia karena penyakit jantung koroner, 359 orang karena stroke pendarahan otak (hemoragik), 450 orang karena stroke bekuan darah (iskemik) dan 1.595 karena kanker paru-paru.

Sebanyak 223.445 (59%) orang termasuk dalam kelompok aktivitas fisik tinggi; 57.771 (15%) orang pada kelompok sedang; 39.298 (10%) orang pada kelompok rendah; dan 59, 541 (16%) orang yang tidak ada aktivitas fisik.

Lebih dari setengah (56%) orang memiliki pola tidur yang sehat; 42% orang  tergolong memiliki kualitas tidur sedang; dan 3% diklasifikasikan sebagai kurang tidur. 

Kesimpulannya, tingkat aktivitas fisik yang lebih rendah memperkuat hubungan yang tidak menguntungkan dengan pola tidur yang buruk.

Karena penelitian ini sifatnya hanya observasional maka hubungan kasualitas atau sebab akibat tidak ditemukan oleh peneliti sehingga diperlukan penelitian lanjutan guna memperkuat kesimpulan yang telah didapatkan.

Menakar Efektivitas Vaksin AstraZeneca

Menakar Efektivitas Vaksin AstraZeneca

Vaksin AstraZeneca

Vaksin COVID-19 AstraZeneca memberikan kekebalan setidaknya selama satu tahun setelah satu dosis dan respons imun yang kuat setelah dosis kedua dengan interval yang lebih panjang atau dosis ketiga

Sebuah sub-analisis dari percobaan COV001 dan COV002 yang dipimpin Oxford dengan Vaksin COVID-19 AstraZeneca memberikan respons imun yang kuat setelah interval dosis kedua yang diperpanjang hingga 45 minggu atau setelah dosis penguat ketiga.

Berdasarkan hasil yang diterbitkan oleh University of Oxford di server pre-print The Lancet, level antibodi tetap tinggi dibandingkan sebelumnya, selama satu tahun setelah dosis pertama disuntikkan. Interval yang diperpanjang antara dosis pertama dan kedua vaksin COVID-19 AstraZeneca hingga 45 minggu menghasilkan peningkatan respons antibodi hingga 18 kali lipat, diukur 28 hari setelah dosis kedua. Dengan interval pemberian dosis 45 minggu antara dosis pertama dan kedua, titer antibodi empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan interval 12 minggu. Hal tersebut menunjukkan bahwa interval pemberian dosis yang lebih lama tidak mengurangi efektivitas vaksin, namun justru dapat memberikan kekebalan yang lebih kuat. 

Selain itu, dosis ketiga vaksin COVID-19 AstraZeneca yang diberikan setidaknya 6 bulan setelah dosis kedua, meningkatkan tingkat antibodi enam kali lipat dan mempertahankan respons sel T. Dosis ketiga juga menghasilkan aktivitas penetralan yang lebih tinggi terhadap varian Alpha (B.1.1.1.7, 'Kent'), Beta (B.1.351, 'Afrika Selatan') dan Delta (B.1.617.2, 'India').

Baik dosis kedua yang diperpanjang intervalnya dan dosis ketiga Vaksin COVID-19 AstraZeneca kurang reaktogenik dibandingkan dengan dosis pertama. 

Profesor Sir Andrew J Pollard, Chief Investigator & Director Oxford Vaccine Group di Universitas Oxford, mengatakan: “Hal ini merupakan berita baik bagi negara-negara dengan persediaan vaksin yang terbatas, yang mungkin khawatir terhadap keterlambatan pemberian dosis kedua vaksin di negara mereka. Terdapat respons yang sangat baik untuk dosis kedua, bahkan setelah penundaan 10 bulan dari dosis pertama.”

Sir Mene Pangalos, Executive Vice President BioPharmaceuticals R&D, mengatakan: “Penting bagi kami untuk menunjukkan bahwa vaksin kami menghasilkan respons kekebalan yang kuat dan tahan lama, untuk meningkatkan keyakinan mengenai perlindungan jangka panjang. Kami berharap dapat terus bermitra dengan Universitas Oxford dan merekomendasikan badan-badan di seluruh dunia untuk mengevaluasi lebih lanjut dampak dari data-data ini.”

Analisis ini melibatkan sukarelawan berusia 18 hingga 55 tahun yang terdaftar dalam uji coba COV001 dan COV002 dan telah menerima satu dosis atau dua dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca.

Vaksin COVID-19 AstraZeneca, sebelumnya AZD1222

Vaksin COVID-19 AstraZeneca ditemukan bersama oleh Universitas Oxford dan perusahaan spin-outnya, Vaccitech. Vaksin ini menggunakan vektor virus simpanse yang tidak bereplikasi berdasarkan versi yang dilemahkan dari virus flu biasa (adenovirus) yang menyebabkan infeksi pada simpanse dan mengandung materi genetik dari protein spike virus SARS-CoV-2. Setelah vaksinasi, diproduksilah protein permukaan spike yang akan mempersiapkan sistem kekebalan untuk menyerang virus SARS-CoV-2 jika kemudian menginfeksi tubuh.

Vaksin telah memperoleh izin pemasaran bersyarat atau penggunaan darurat di lebih dari 80 negara di enam benua, sebagai rejimen dua dosis yang diberikan terpisah empat hingga 12 minggu untuk orang dewasa berusia 18 tahun ke atas. Lebih dari 600 juta dosis Vaksin COVID-19 AstraZeneca telah dipasok ke 170 negara di seluruh dunia, termasuk lebih dari 100 negara melalui COVAX Facility. Di Inggris, Vaksin COVID-19 AstraZeneca dikenal sebagai Vaksin COVID-19 AstraZeneca.

COV001

COV001 adalah uji coba Fase I/II yang tersamar-tunggal, acak, dan terkontrol yang menilai keamanan, imunogenisitas, dan kemanjuran AZD1222 pada 1.077 orang dewasa sehat di lima pusat uji coba di Inggris. Peserta berusia 18-55 tahun menerima satu atau dua dosis AZD1222 pada partikel virus 5x1010 atau satu dosis vaksin konjugat meningokokus MenACWY sebagai vaksin kontrol.

Peserta diambil sampel darahnya dan menjalani penilaian klinis untuk keamanan serta imunogenisitas pada hari ke 0, 28 dan juga pada hari ke 184 dan 364. Selain itu, peserta yang terdaftar dalam komponen Studi Fase I dan dalam dua kelompok dosis, melakukan kunjungan pada 3, 7, 14 dan 28 hari setelah setiap vaksinasi dilakukan.

COV002

COV002 adalah uji coba Fase II/III tersamar tunggal, multi-centre, acak, terkontrol yang menilai keamanan, kemanjuran, dan imunogenisitas AZD1222 pada 12.390 peserta di Inggris. Peserta uji coba berusia 18 tahun atau lebih, yang sehat atau memiliki penyakit kronis yang stabil secara medis dan berisiko tinggi terpapar virus SARS-CoV-2. Peserta menerima satu atau dua dosis intramuskular setengah dosis (~ 2.5 x 1010 partikel virus) atau dosis penuh (~ 5x1010 partikel virus) AZD1222 atau pembanding, vaksin meningokokus MenACWY.

Sampel darah peserta diambil dan menjalani penilaian klinis untuk keamanan serta imunogenisitas pada beberapa titik waktu hingga satu tahun pasca vaksinasi. Kasus yang dicurigai dengan gejala yang kompatibel diuji untuk konfirmasi virologi dengan tes PCR COVID-19. Selain itu, tes usap mingguan dilakukan untuk mendeteksi infeksi dan menilai efikasi vaksin terhadap infeksi.

16/06/2021

3 Cara Memilih Wastafel yang Tepat untuk Kebutuhan Rumah Tangga

3 Cara Memilih Wastafel yang Tepat untuk Kebutuhan Rumah Tangga

wastafel kohler

Bagi beberapa orang, mendekorasi rumah menjadi salah satu hobi yang tidak ada hentinya. Bagaimana tidak, saat melihat rumah sendiri tertata rapi dengan desain yang sederhana, minimalis, ataupun mewah, pasti tersirat di dalam hati kepuasan yang luar biasa. Saat mendekorasi rumah atau membangun rumah, biasanya orang-orang memperhatikan berbagai ruangan, seperti kamar tidur, kamar mandi, hingga dapur.

Dapur jadi salah satu tempat andalan bagi orang-orang. Pasalnya, tempat ini bisa kamu jadikan sebagai tempat untuk memasak bersama keluarga. Nah, salah satu komponen penting yang biasanya terletak di dapur adalah wastafel. Kegunaan wastafel sangat penting saat di dapur karena mempunyai keran air yang berguna untuk mencuci piring-piring ataupun peralatan masak lainnya yang kotor.

Jika dalam waktu dekat ini kamu tertarik untuk mendekorasi dapurmu dan membeli wastafel, sebaiknya perhatikan cara-cara berikut saat memilihnya.

1. Cermati material wastafel yang ingin dipilih

Salah satu hal penting saat membeli wastafel adalah perhatikan material wastafel tersebut. Beberapa material wastafel yang biasanya disajikan adalah stainless steel, porselen, tembaga hingga besi tuang. Apabila kamu orangnya hobi memasak, sebaiknya pilih wastafel yang memiliki bahan stainless steel. Pasalnya, bahan tersebut cukup tangguh dari goresan-goresan. Akan tetapi, jika ingin memberikan kesan elegan terhadap dapur, kamu bisa memilih bahan porselen.

2. Pilih ukuran sesuai kebutuhan


Wastafel mempunyai beragam ukuran. Ada ukuran wastafel cuci piring 2 bak sekitar 110x50 cm. Ada juga yang ukurannya 55-75 cm. Jika ingin menampung tempat cucian yang banyak karena sering masak, disarankan untuk memilih yang 2 bak.

3/ Pilih jenis wastafel yang tepat

Selain ukuran, kamu juga harus memilih jenis wastafel yang sesuai dengan kebutuhan. Secara umum, ada dua jenis wastafel yang bisa kamu pilih, yaitu drop in dan undermount wastafel. Untuk jenis drop in, wastafelnya memiliki bibir yang menjorok ke luar di counter dapur. Sedangkan untuk undermount dinilai lebih higienis karena tidak ada celah di antara bibir dan counter.

Itu dia tiga tips yang harus diperhatikan sebelum membeli wastafel. Jika ingin mendapatkan produk wastafel berkualitas, kamu bisa langsung kunjungi Kohler Indonesia. Ada banyak sekali produk wastafel, seperti undertone bak cuci piring 2 bak, poise bak cuci piring under mount 2 bak, dan masih banyak lagi. Jadi, tunggu apa lagi? Segera amankan wastafelmu di Kohler sekarang juga!

12/06/2021

Kematian Akibat Covid19 Tahun ini Telah Melampaui Total Kematian Tahun 2020

Kematian Akibat Covid19 Tahun ini Telah Melampaui Total Kematian Tahun 2020

Covid19

Sebuat laporan resmi menyebutkan, jumlah kematian akibat Covid19 tahun ini telah melampaui total kematian akibat Covid19 sepanjang tahun 2020. Laporan ini mengingatkan kita bersama bahwa panemi global Covid19 masih jauh dari kata selesai, bahkan ketika vaksinasi telah dilakukan secara gencar di negara negara kaya dan maju.

Butuh waktu kurang dari enam bulan bagi dunia untuk mencatat lebih dari 1,88 juta kematian akibat Covid-19 tahun ini. Menurut analisis data yang dilakukan oleh ahli dari Universitas Johns Hopkins, pada minggu ini, jumlah total kematian akibat Covid19 tahun 2020 telah sama dengan jumlah kematian akibat Covid19 tahun 2021 

Angka angka ini juga menggambarkan tidak meratanya penyebaran pandemi Covid19 di seluruh dunia. Sebagian besar kasus kematian terjadi di negara negara miskin, salah satunya karena terhambatnya akses vaksin Covid19 ke negara negara ini. Sementara itu, negara negara maju di Eropa dan Amerika Serikat telah menikmati keuntungan dari program vaksinasi Covid19. 

Kesenjangan distribusi vaksin Covid19 antara negara negara maju dan negara miskin sangat kentara. Skema Covax yang memberikan akses vaksin gratis ke negara negara miskin belum mampu mengurangi kesenjangan ini. Indonesia merupakan salah satu negara yang memanfaatkan vaksin Covid19 gratis dari skema Covax yakni vaksin Astra Zeneca.

Berita terakhir, negara negara maju yang masuk ke dalam kelompok G7 berencana mendonasikan 1 milyar vaksin untuk negara negara miskin ini. Mudah mudahan janji ini segera menjadi kenyataan sehingga penyebaran vaksin di seluruh dunia menjadi lebih merata dan pandemi Covid19 lebih mudah dikendalikan.

09/06/2021

Tiga Laptop ASUS VivoBook Terbaru Hadir untuk Para Kreator Muda

Tiga Laptop ASUS VivoBook Terbaru Hadir untuk Para Kreator Muda

 

Vivobook

ASUS memperkenalkan tiga laptop VivoBook terbaru yang telah ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 5000 Mobile Series. Ditujukan untuk para kreator muda, ketiga laptop VivoBook terbaru kali ini tampil dengan performa yang lebih kencang dari pendahulunya serta dilengkapi dengan berbagai fitur khusus sehingga penggunanya dapat bekerja secara mudah, nyaman, dan lebih produktif.

“Setelah hadir di laptop lini gaming ROG, prosesor AMD Ryzen 5000 Mobile Series kini hadir di lini laptop VivoBook. Ini merupakan bukti komitmen ASUS yang selalu menghadirkan pilihan laptop paling lengkap bagi masyarakat Indonesia, khususnya kali ini adalah para kreator muda,” ujar Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia. “Berkat pengalaman panjang di industri laptop, ASUS sangat mengerti akan kebutuhan penggunanya termasuk para kreator muda. Untuk itulah tiga laptop VivoBook terbaru kali ini tidak hanya sekadar tampil sebagai laptop yang powerful, tetapi juga mudah dan nyaman digunakan, serta yang paling penting adalah dapat selalu diandalkan sebagai perangkat penunjang kreativitas.”

Ditenagai Prosesor AMD Ryzen Generasi Terbaru

Tiga laptop VivoBook terbaru yang diperkenalkan kali ini adalah VivoBook Flip 14 (TM420), VivoBook S 14 (M433), serta VivoBook Ultra 14 (M413). Ketiganya merupakan laptop yang ditenagai prosesor AMD Ryzen 5000 Mobile Series terbaru yang sudah menggunakan arsitektur Zen3 serta pemrosesan 7nm. Prosesor generasi terbaru dari AMD ini tidak hanya memiliki performa lebih baik dari generasi sebelumnya, tetapi juga lebih efisien sehingga membuat laptop VivoBook terbaru kali ini lebih powerful dan tetap hemat baterai.

Varian prosesor tertinggi yang hadir di VivoBook terbaru kali ini adalah Ryzen 7 5700U yang telah menggunakan konfigurasi 8 core dan 16 thread. Konfigurasi core dan thread berlimpah ditambah dengan boost clock hingga 4,3Ghz membuat seri VivoBook terbaru kali ini sangat ideal untuk kegiatan content creation.

Seluruh prosesor Ryzen 5000 Mobile Series yang digunakan di jajaran laptop VivoBook terbaru kali ini juga dibekali dengan chip grafis terintegrasi Radeon. Chip grafis tersebut telah dirancang agar laptop VivoBook terbaru dapat menjalankan berbagai aplikasi yang membutuhkan performa grafis ekstra, seperti bermain game eSports hingga menjalankan aplikasi video editing.

Desain Modern dan Penuh Gaya

Sebagai laptop modern yang dirancang untuk para kreator muda, tiga laptop VivoBook terbaru kali ini mengadopsi desain modern yang mengedepankan kenyamanan serta kemudahan bagi penggunanya. Ketiganya hadir dengan bodi yang sangat ringkas dan ringan, serta tipis sehingga mudah dibawa bepergian. Hal tersebut sangat penting bagi para kreator muda yang sangat aktif bergerak sehingga laptop yang mereka gunakan harus memiliki desain yang tidak megganggu mobiltas.

Salah satu rahasia mengapa seri VivoBook terbaru kali ini dapat tampil lebih ringkas adalah berkat teknologi NanoEdge Display. Teknologi eksklusif tersebut memungkinkan bezel pada layar VivoBook terbaru hadir dengan ukuran yang sangat tipis. Ukuran bezel yang tipis mmeiliki berbagai manfaat, di antaranya adalah membuat ukuran bodi laptop lebih kecil secara keseluruhan serta membuat rasio layar terhadap bodi (screen-to-body ratio) menjadi lebih besar sehingga dapat menghadirkan pengalaman visual yang lebih baik.

Tidak sampai di situ, seri VivoBook terbaru kali ini juga tampil dengan ragam warna yang menarik seperti Indie Black, Resolute Red, Dreamy White, dan Gaia Green pada seri VivoBook S 14 (M433). Sementara di seri VivoBook Ultra 14 (M413) terdapat pilihan warna Indie Black, Transparent Silver, dan Hearty Gold. Semua itu dihadirkan agar para kawula muda yang memiliki jiwa kreatif memiliki pilihan desain laptop yang beragam sesuai dengan kepribadian mereka.

Menambah pengalaman penggunaannya, ASUS menghadirkan desain keyboard yang lebih baik dan nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas. Selain memiliki travel distance yang lebih baik, keyboard di seri VivoBook terbaru kali ini juga telah dilengkapi dengan LED backlit agar tetap nyaman digunakan di kondisi minim cahaya. ASUS bahkan menghadirkan lima tombol ekstra pada keyboard VivoBook terbaru kali ini yaitu tombol Home, End, Page Up, Page Down, dan Fn. Kelimanya dihadirkan untuk membuat pengguna laptop VivoBook terbaru lebih produktif.

Fitur Lengkap dan Siap Digunakan

Tiga laptop VivoBook terbaru kali ini telah dibekali dengan fitur yang sangat lengkap, mulai dari konektivitas serta fitur penunjang produktivitas lainnya. Dimulai dari konektivitas, seri VivoBook terbaru kali ini dilengkapi dengan berbagai port hingga membuat penggunanya tidak perlu lagi membawa dongle ekstra untuk menghubungkan berbagai perangkatnya. Mulai dari port modern USB Type-C, serta port essential seperti USB Type-A, HDMI, dan 3.5mm combo audio jack, semuanya dimiliki oleh seri VivoBook terbaru kali ini. Port yang lengkap membuat laptop VivoBook terbaru siap digunakan untuk beraktivitas.

Selain koneksi melalui kabel, ketiga laptop Vivobook terbaru kali ini juga dilengkapi dengan fasilitas koneksi nirkabel modern yang sangat mumpuni, salah satunya adalah penggunaan modul WiFi 6. Berbeda dengan WiFi generasi sebelumnya, WiFi 6 menawarkan koneksi yang lebih baik dalam hal kecepatan transfer data dan kualitas koneksi. Tidak hanya itu, ASUS juga menghadirkan teknologi WiFi Master di ketiga laptop VivoBook terbaru kali ini. Fitur tersebut memungkinkan ketiga laptop VivoBook terbaru untuk dapat terkoneksi ke access point yang memiliki kualitas sinyal terbaik secara otomatis sehingga kualitas konektivitas akan terus terjaga meski penggunanya berpindah tempat.

Pengalaman penggunaa laptop tidak hanya dapat dinilai dari spesifikasi dan fitur konektivitasnya saja, kelengkapan dan dukungan software juga harus diperhitungkan. Seluruh seri VivoBook terbaru yang diperkenalkan kali ini sudah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10 Home serta Microsoft Office Home & Student 2019 orisinil. Ketiga laptop tersebut bahkan dilengkapi dengan fitur keamanan biometrik menggunakan sidik jari (fingerprint) dan telah terintegrasi dengan Windows Hello.

Terakhir, aplikasi MyASUS juga dihadirkan di tiga laptop VivoBook terbaru kali ini. MyASUS merupakan aplikasi yang menjadi portal bagi pengguna laptop ASUS untuk mengetahui status dan konfigurasi umum laptopnya. Melalui aplikasi MyASUS, pengguna juga dapat memeriksa status garansi serta melakukan update firmware secara otomatis.

Salah satu fitur terbaik MyASUS adalah Link To MyASUS yang memungkinkan pengguna untuk menghubungkan smartphone-nya dengan laptop. Link To MyASUS dilengkapi dengan fasilitas penujang produktivitas seperti membuat smartphone menjadi layar kedua, mengirim dan menerima file dari dan ke smartphone, hingga memungkinkan pengguna untuk menjawab pesan serta mengangkat telepon langsung dari laptopnya.

Main Spec.

VivoBook Flip 14 (TM420)

CPU

AMD Ryzen™ 7 5700U Processor 1.8GHz (8M Cache, up to 4.3GHz, 8 cores)

AMD Ryzen™ 5 5500U Processor 2.1GHz (8M Cache, up to 4.0GHz, 6 cores)

AMD Ryzen™ 3 5300U Processor 2.6GHz (4M Cache, up to 3.85GHz, 4 cores)

Operating System

Windows 10 Home

Memory

8GB DDR4 RAM

8+8GB DDR4 RAM

Storage

256GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

Display

14.0" (16:9) IPS-Level FHD (1920x1080), Touchscreen, Stylus Supported

Graphics

AMD Radeon™ Graphics

Input/Output

1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, Micro SD 4.0 card reader

Camera

HD Web Camera

Connectivity

Wi-Fi 6(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2

Audio

Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified

Battery

42WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion

Dimension

32.40 x 22.00 x 1.82 ~ 1.82 cm

Weight

1,5 Kg

Colors

Bespoke Black

Price

Rp9.399.000 (Ryzen 3 / 8GB RAM)

Rp11.299.000 (Ryzen 5 / 8GB RAM)

Rp12.599.000 (Ryzen 7 / 8+8GB RAM)

Warranty

2 tahun garansi global


Main Spec.

VivoBook S 14 (M433)

CPU

AMD Ryzen™ 7 5700U Processor 1.8GHz (8M Cache, up to 4.3GHz, 8 cores)

AMD Ryzen™ 5 5500U Processor 2.1GHz (8M Cache, up to 4.0GHz, 6 cores)

Operating System

Windows 10 Home

Memory

8GB DDR4 RAM

Storage

512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

Display

14.0" (16:9) IPS-Level FHD (1920x1080)

Graphics

AMD Radeon™ Graphics

Input/Output

1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 2x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, Micro SD card reader

Camera

HD Web Camera

Connectivity

Wi-Fi 6(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2

Audio

Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified

Battery

50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion

Dimension

32.40 x 21.30 x 1.59 ~ 1.59 cm

Weight

1,4 Kg

Colors

Indie Black, Resolute Red, Gaia Green, Dreamy White

Price

Rp10.599.000 (Ryzen 5 variant)

Rp11.799.000 (Ryzen 7 variant)

Warranty

2 tahun garansi global


Main Spec.

VivoBook Ultra 14 (M413)

CPU

AMD Ryzen™ 7 5700U Processor 1.8GHz (8M Cache, up to 4.3GHz, 8 cores)

Operating System

Windows 10 Home

Memory

8GB DDR4 RAM

Storage

512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

Display

14.0" (16:9) IPS-Level FHD (1920x1080)

Graphics

AMD Radeon™ Graphics

Input/Output

1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, Micro SD 4.0 card reader

Camera

HD Web Camera

Connectivity

Wi-Fi 6(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2

Audio

Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified

Battery

42WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion

Dimension

32.40 x 21.30 x 1.73 ~ 1.73 cm

Weight

1,4 Kg

Colors

Indie Black

Price

Rp11.599.000 (Ryzen 7 variant)

Warranty

2 tahun garansi global