Minggu, 21 Januari 2018

Ini Bahayanya Kalau Suka Menahan Bersin

Setiap orang pasti pernah bersin. Yap, bersih merupakan mekanisme alami tubuh untuk membersihkan saluran nafas secara cepat. Bersin kerap terjadi saat seseorang menghirup sesuatu yang dapat mengiritasi saluran nafas.

Bila sebelumnya bersin dianggap sebagai sesuatu yang tidak berbahaya dan normal, lain halnya bila saat bersin, mulut dan hidung ditutup sehingga udara tidak bisa keluar dengan bebas.

Menurut sebuah laporan yang dipublikasikan dalam BMJ Case, seorang pria harus merelakan tenggorokannya dioperasi akibat kebiasaannya menahan bersin. Pria asal Leicester, Inggris berusia 34 tahun ini mengalami kerusakan hebat pada tenggorokan setelah menahan bersin.

Meskipun jarang terjadi, dokter tidak menyarankan seseorang menutup hidung dan mulut secara bersamaan saat bersin. Tekanan udara yang keluar saat bersin bisa menyebabkan kerusakan serius pada tenggorokan bila alirannya terhambat. Selama ini kita beranggapan tenggorokan manusia memiliki kekuatan luar biasa untuk menahan tekanan udara itu, ternyata tidak semua orang memiliki kekuatan yang sama.

Masih menurut laporan BMJ Case, pria yang tidak disebutkan namanya itu pada awalnya mengalami sesuatu yang aneh pada lehernya. Pada bagian depan lehernya seperti mengembang dan mengempis saat menarik dan mengeluarkan nafas. Hal itu terjadi sebelum pria itu mengalami kesakitan yang luar biasa pada leher yang berlanjut pada tidak bisa menelan dan berbicara.

Dokter akhirnya mendiagnosa pria itu mengalami kerusakan parah pada tenggorokan setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan foto ronsen. Selanjutnya saluran nafas pria itu dimasukan selang sebagai tempat keluar masuknya udara pernafasan sampai proses penyembuhan pada kerusakan tenggorokan bisa sembuh sempurna.

Selain menyebabkan kerusakan pada tenggorokan, menutup hidung dan mulut secara bersamaan saat bersin juga berisiko menyebabkan kerusakan pada gendang telinga. Yang lebih berbahaya lagi adalah pada mereka yang memiliki aneurisma pada otak. Bersin yang terlalu kuat dapat menyebabkan pecahnya aneurisma pada otak yang berujung pada perdarahan otak.

Jadi kesimpulannya, biarkan udara saat bersin keluar dengan bebas. Bila berada di tempat umum, bisa ditutup dengan siku bagian dalam sehingga udara masih bisa keluar dengan bebas, tanpa harus menyembur ke orang lain.


EmoticonEmoticon