Kamis, 02 November 2017

Kamu Bisa Terkena Penyakit Ini Bila Suka Makan Daging Unggas

Bila sebelumnya banyak disebutkan bahwa mengonsumsi daging merah berdampak buruk terhadap kesehatan, kini daging unggas pun nasibnya tidak jauh berbeda. Menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology, mengonsumsi daging unggas dapat meningkatkan risiko menderita diabetes tipe 2.

Studi yang menggunakan data dari The Singapore Chinese Health Study ini menggunakan sampel 63.257 orang dewasa yang berusia antara 45 sampai 74 tahun. Mereka dicatat pola makan dan faktor faktor lain yang dibutuhkan dalam studi ini selama lebih kurang 11 tahun. Studi yang dimulai sejak tahun 1993 ini hanya menyisakan 32.543 orang sampel pada tahun 2005.

Untuk memastikan adanya faktor makanan yang berhubungan dengan risiko diabetes tipe 2, para peneliti meminta sample studi untuk melaporkan bila selama studi berlangsung mereka didiagnosa menderita diabetes tipe 2.

Hasilnya, para peneliti menemukan kandungan zat besi pada daging merah dan daging unggas (heme) memegang peranan penting terhadap risiko diabetes tipe 2. Semakin tinggi asupan heme yang dikonsumsi oleh sampel maka akan semakin tinggi risikonya menderita diabetes tipe 2. Para peneliti juga menduga adanya kandungan lain pada daging merah yang ambil bagian dalam risiko diabetes tipe 2.

Risiko diabetes tipe 2 yang terjadi pada mereka yang mengonsumsi daging merah dan daging unggas disebabkan oleh asupan heme total. Pengurangan kadar heme pada daging unggas kemungkinan dapat menurunkan risiko terjadinya diabetes tipe 2.

Studi ini bukanlah yang pertama menghubungkan antara heme dengan risiko diabetes tipe 2. Pada tahun 2013, sebuah meta-analysis juga menghubungkan heme dengan risiko terjadinya diabetes tipe 2. Di dalam tubuh, heme menyebabkan lepasnya radikal bebas dan stress oksidatif yang berujung pada terjadinya inflamasi kronis dan diabetes tipe 2.

Studi kali ini juga boleh dibilang menarik karena sampel studi diambil dari populasi Asia. Umumnya studi tentang risiko daging merah diambil dari populasi orang barat. Dan tentu saja hasil studi ini bisa dijadikan pedoman untuk memilih makanan yang lebih sehat lagi.


EmoticonEmoticon