Rabu, 15 November 2017

Cegah Kepikunan Dengan Olahraga

Siapa sih yang ingin pikun? Bila kamu termasuk orang yang ingin menjauhi kepikunan, kamu bisa mencoba berlari atau berjalan secara rutin setiap hari. Menurut studi terbaru, olahraga erobik seperti berlari dan berjalan dapat menurunkan risiko demensia (kepikunan) dan pengecilan otak.

Bergerak aktif beberapa kali dalam seminggu dapat menjaga ukuran otak terutama bagian otak yang berhubungan dengan memori. Bagian otak yang dalam bahasa kedokteran disebut dengan nama hippocampus ini berperanan besar dalam proses terjadinya penyakit Alzheimer.

Menurut Joseph Firth, pimpinan studi dari Western Sydney University, saat kita berolahraga, otak dibanjiri oleh zat kimia yang disebut dengan istilah brain-derived neurotrophic factor (BDNF). Zat ini bermanfaat untuk mencegah penurunan fungsi otak yang berhubungan dengan proses penuaan. Dengan kata lain, olahraga dapat menjaga keberlangsungan program yang ada di dalam otak.

Studi ini dilakukan dengan cara menganalisa data dari 14 studi sebelumnya dengan total partisipan sebanyak 737 orang. Mereka yang dilibatkan dalam studi ini berusia antara 24 sampai 76 tahun atau rata rata berusia 66 tahun. Mereka merupakan penderita Alzheimer dan penderita masalah mental seperti depresi dan schizoprenia.

Kepada para partisipan studi ini kemudian dilakukan pemindaian otak sebelum dan setelah menyelesaikan program olahraga seperti berjalan dan berlari di atas treadmill. Program olahraga ini berlangsung antara 3 bulan sampai 2 tahun dan para partisipan diwajibkan menyelesaikan program olahraga sebanyak 2 atau 5 sesi setiap minggu.

Hasilnya, olahraga secara signifikan berhasil mempertahankan ukuran bagian kiri otak yang dikenal dengan nama hippocampus. Seperti dibahas sebelumnya, hippocampus merupakan bagian otak yang sangat penting dalam proses mengingat atau memori khususnya ingatan jangka panjang.

Studi ini dipublikasikan dalam jurnal NeuroImage.


EmoticonEmoticon