Kamis, 12 Oktober 2017

Ini Yang Harus Dilakukan Pasangan Suami Istri Agar Cepat Memperoleh Keturunan

Setelah menikah, pasangan suami istri kebanyakan pasti ingin cepat cepat memiliki momongan. Sayangnya tidak sedikit yang harus menunda keinginannya itu karena berbagai macam sebab. Salah satu penyebab tertundanya pasangan suami istri memperoleh keturunan adalah karena masalah kesuburan.

Masalah kesuburan adalah masalah bersama. Baik pria maupun wanita bisa mengalami masalah kesuburan. Ada beberapa hal yang harus dilakukan pria dan wanita untuk menjaga kesuburannya sehingga bisa dengan cepat memperoleh keturunan.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seorang pria untuk menjaga kesuburannya:
  • Hindari memakai celana yang terlalu ketat dalam jangka waktu yang lama. Alat reproduksi pria sangat sensitif terhadap suhu panas sehingga diperlukan suhu yang optimal agar kesuburan tidak terganggu. Memakai celana yang terlalu ketat menyebabkan alat reproduksi pria tidak leluasa bergerak dan menempel pada tubuh sehingga terpapar panas dari suhu tuuh.
  • Jangan biasakan menaruh laptop di pangkuan atau menaruh ponsel di kantong depan celana.
  • Hindari berendam terlalu lama di bak air hangat atau di tempat sauna yang terlalu lama. Menurut sebuah studi, kesuburan pria yang kerap berendam air hangat lebih rendah bila dibandingkan dengan pria yang jarang berendam.
  • Jangan terlalu sering berada di dalam dapur yang panas, terutama berlama lama di depan oven yang panas.
  • Kurangi konsumsi kedelai karena kedelai kaya dengan isoflavones yang di dalam tubuh memiliki efek mirip estrogen pada wanita.
  • Kurangi konsumsi alkohol.
  • Olahraga secara rutin minimal 30 menit setiap hari.
  • Perbanyak konsumsi ikan yang kaya dengan asam lemak omega 3.
Lalu bagaimana dengan wanita? Apa yang harus dilakukan wanita agar kesuburannya terjaga?
  • Tetaplah aktif berolahraga, namun olahraganya jangan terlalu berat. Olahraga yang terlalu pada wanita dapat menghambat terjadinya ovulasi. Bahkan menurut sebuah studi, hambatan ovulasi tersebut bisa sampai 230 persen.
  • Jauhilah zat kimia yang beracun. Menurut Mayo Clinic, wanita yang berkerja di pertanian, penata rambut dan pekerjaan pekerjaan lain yang berhubungan dengan zat kimia, berisiko mengalami gangguan menstruasi. 
  • Kurangi konsumsi pereda nyeri khususnya obat obatan golongan NSAID seperti ibuprofen atau aspirin. 
  • Hindari pekerjaan yang memberlakukan shift malam bagi pekerja wanita. Bekerja di malam hari dapat menganggu hormon reproduksi.
  • Hindari minum susu yang terlalu tinggi kandungan lemaknya. Susu yang terlalu tinggi kandungan lemaknya dapat menghambat ovulasi, sedangkan susu rendah lemak memiliki efek sebaliknya. 
  • Kurangi konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi dan karbohidrat sederhana seperti roti, pasta dan nasi. Makanan jenis ini dapat meningkatkan kadar insulin yang menghambat proses ovulasi.
Bila dengan usaha usaha diatas, kehamilan belum juga diperoleh maka sebaiknya pasangan suami istri segera ke dokter untuk berkonsultasi memeriksakan kesuburan.


EmoticonEmoticon