Senin, 23 Oktober 2017

Begini Caranya Teh Menghambat Penuaan Pembuluh Darah Arteri

Apakah kamu pernah mendengar istilah endothelium? Endothelium adalah lapisan bagian dalam pembuluh darah yang mengendalikan berbagai macam fungsi pembuluh darah arteri yang ada pada tubuh manusia. Karena fungsinya yang sangat vital maka endothelium juga memiliki andil dalam terjadinya berbagai macam penyakit seperti penyakit pembuluh darah tepi, stroke, penyakit jantung, diabetes, resistensi insulin, gagal ginjal kronis, kanker dan sebagainya.

Sayangnya, endothelium memiliki keterbatasan usia, artinya, dia hanya bisa hidup dan berfungsi dengan baik sampai usia 30 tahun. Setelah itu, proses regenerasi dari endothelium sangat buruk bahkan fungsinya semakin memburuk setelah seseorang melewati usia 50 tahun. Itu sebabnya setelah usia 50 tahun, seseorang mulai berisiko menderita berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan fungsi endothelium.

Namun, studi terbaru menyebutkan, usia bukanlah satu satunya faktor yang membatasi fungsi endothelium. Ternyata ada faktor lain yang mempengaruhi usia pakai dari endothelium ini.

Faktor lain tersebut ditemukan dalam sebuah studi di Tiongkok. Para peneliti tidak menemukan adanya penurunan fungsi arteri pada penduduk Tiongkok yang berusia 60 tahun, bahkan fungsi arterinya mirip dengan mereka yang berusia 20 tahun. Itu artinya, usia bukanlah faktor yang mempengaruhi fungsi endothelium pada penduduk Tiongkok, ada faktor lain yang menghambat terjadinya penurunan fungsi endothelium.

Faktor lain tersebut adalah kebiasaan penduduk Tiongkok mengonsumsi teh, khususnya teh hijau. Para peneliti percaya, teh hijau dapat memperbaiki fungsi endothelium 30 menit setelah dikonsumsi dan bertahan sampai 2 jam. Efek ini diperkirakan berasal dari flavonoid yang terdapat pada daun teh.

Sayangnya, manfaat teh ini baru didapat bila teh dikonsumsi secara murni, bukan dicampur dengan bahan bahan lain seperti susu. Sebab, ada studi di Inggris yang menghubungkan konsumsi teh dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner dan ternyata karena penduduk Inggris kebanyakan mengonsumsi teh yang dicampur dengan susu. Menambah susu saat menghidangkan teh dapat menekan efek biologis dari teh sehingga manfaatnya menjadi tidak optimal.

Akhir kata, bila kamu ingin agar pembuluh darah arterimu tetap awet muda dan terhindar dari penyakit penyakit berbahaya yang berhubungan dengan gangguan fungsi endothelium, mulailah minum teh secara rutin.


EmoticonEmoticon