Minggu, 10 September 2017

Untuk Urusan Kematian, Lemak Lebih Baik Daripada Karbohidrat, Ini Alasanya

Apakah kamu suka makanan berlemak? Bila iya, ada berita gembira nih. Menurut studi terbaru, mengonsumsi makanan berlemak memiliki risiko kematian yang lebih rendah bila dibandingkan dengan konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat.

Sebuah tim ahli mengadakan penelitian hubungan antara makanan dengan kematian pada lebih dari 135.000 orang dari 18 negara. Dari hasil peneltian ini kemudian ditarik kesimpulan, mereka yang mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi memiliki risiko kematian yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi makanan tinggi lemak.

Penelitian yang dipublikasikan dalam The Lancet ini lebih jauh merinci, mereka yang mengonsumsi lemak lebih dari 20% dari total lemak yang dianjurkan, mengalami penurunan risiko kematian sampai 23%, bila dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi lemak lebih rendah dari 20% tadi.

Mengonsumsi makanan berlemak, baik itu lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal/ganda berhubungan dengan penurunan risiko kematian. Mengonsumsi lemak dalam jumlah tinggi juga memiliki penurunan risiko stroke.

Dalam penelitian ini juga ditemukan, bila konsumsi karbohidrat dinaikan sebanyak 20% dari yang dianjurkan maka risiko kematian akan meningkat sampai 28%.

Selama ini, pola makan yang dianjurkan adalah pola makan rendah lemak jenuh, padahal menurut penelitian terbaru ini, makin rendah konsumsi lemak maka risiko kematian akan makin tinggi.


EmoticonEmoticon