Jumat, 29 September 2017

Hindari Makanan Ini Agar Otak Selalu Sehat

Otak adalah organ yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia. Otak menjaga organ organ tubuh yang lain agar tetap bekerja secara teratur dan optimal. Otak juga berfungsi sebagai tempat menyimpan memori atau ingatan. Melihat sedemikian besarnya fungsi otak maka sudah seharusnya kita menjaga agar otak selalu dalam kondisi sehat.

Sayangnya, ada beberapa jenis makanan yang kerap kita konsumsi justru membuat otak menderita. Makanan makanan tersebut memang terasa enak di lidah, namun sebenarnya membuat otak semakin tidak sehat.

Beberapa jenis makanan tersebut antara lain:

Makanan berlemak

Otak memang sebagian besar terdiri dari lemak dan membutuhkan lemak yang sehat untuk membentuk sel otak. Jadi, bila yang dikonsumsi adalah lemak yang tidak sehat seperti trans fat, margarin, jeroan, dan lain lain maka lemak lemak tersebut tidak bisa membantu otak untuk memproduksi sel otak yang baru. Lemak lemak jahat ini justru akan membuat reaksi inflamasi pada otak yang berujung pada masalah kesehatan jangka panjang seperti penyakit Alzheimer, kepikunan dan Parkinson.

Tidak hanya itu, mengonsumsi lemak sehat seperti Omega 6 secara berlebihan pun dapat meningkatkan risiko terjadinya inflamasi pada otak. Oleh sebab itu, agar otak selalu sehat maka sebaiknya mengurangi konsumsi segala jenis lemak termasuk protein hewani yang kaya dengan lemak jenuh. Dengan kata lain, cara paling sederhana mengurangi konsumsi lemak agar otak sehat adalah dengan mengurangi konsumsi gorengan.

Daging olahan jadi

Menurut WHO, daging olahan jadi termasuk ke dalam makanan yang mengandung zat karsinogenik atau zat yang dapat menyebabkan kanker. Pada otak, daging olahan ini membantu lemak meningkatkan proses inflamasi sehingga menambah kerusakan otak.

Monosodium Glutamate (MSG)

MSG telah lama diketahui dapat meracuni sistem saraf atau dikenal dengan istilah neurotoksin. Salah satu kerusakan sistem saraf yang terjadi bila mengonsumsi MSG secara berlebihan adalah kerusakan sel sel saraf otak. MSG biasanya banyak terdapat pada makanan siap saji seperti bakso dan sejenisnya. Mengurangi konsumsi MSG bisa dengan cara mengganti MSG dengan bumbu lain saat memasak atau menghindari makanan makanan siap saji yang tinggi kandungan MSG-nya.

Makanan yang mengandung Polysorbate 80

Polysorbate 80 terdapat pada berbagai jenis makanan termasuk es krim dan keju. Partikel pada Polysorbate 80 terbukti dapat menyebabkan kematian sel otak pada percobaan menggunakan hewan. Selain merusak sel otak, zat ini juga terakumulasi dalam otak depan sehingga menganggu beberapa proses yang terjadi pada otak.

Makanan yang mengandung Sodium Benzoate

Sodium Benzoate biasanya digunakan sebagai pengawet makanan dan menurut studi yang dipublikasikan dalam The Lancet, zat ini diduga berhubungan dengan gangguan hiperaktif pada anak. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung pengawet sodium benzoate untuk mengurangi terjadinya inflamasi pada otak.


EmoticonEmoticon