Selasa, 15 Agustus 2017

Ini Yang Terjadi Pada Darah Saat Stress, Waspadalah

Ada yang gak pernah stress? Setiap makhluk yang hidup di dunia ini pasti pernah merasakan stress, termasuk manusia. Stress yang dialami bisa dalam tingkat ringan, sedang sampai berat.

Untuk menghadapi stress, tubuh manusia meresponnya dengan menaikan kadar hormon kortisol atau dikenal dengan nama hormon stress. Hormon ini bekerja sedemikian rupa sehingga tubuh siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi akibat dari stress.

Aktivitas hormon stress bisa dilihat dari gejala yang dialami tubuh saat stress, seperti jantung berdebar, keringat dingin, pembuluh darah melebar dan lain lain. Semua gejala tersebut berperanan penting untuk menjaga tubuh agar tidak mengalami masalah saat berhadapan dengan tantangan yang menyebabkan stress.

Salah satu gejala yang tidak terlihat dan dialami tubuh saat stress adalah terjadinya pengentalan darah. Mengapa tubuh mengentalkan darah saat stress? Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya perdarahan yang hebat saat tubuh mengalami cidera.

Sayangnya, mengentalnya darah saat stress ini juga memiliki dampak yang buruk bagi pembuluh darah khususnya pembuluh darah jantung dan otak. Pengentalan darah yang terjadi pada pembuluh darah yang melayani kedua organ vital tersebut dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan darah. Bila penyumbatan terjadi pada pembuluh darah jantung maka berisiko menyebabkan serangan jantung dan bila penyumbatan terjadi pada pembuluh darah otak bisa menyebabkan terjadinya stroke.

Studi yang dilakukan beberapa tahun yang lalu membuktikan, mereka yang mengalami stress akun atau kecemasan akut memiliki aktivitas pengentalan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak stress. Studi ini juga menyimpulkan, mereka yang menderita kecemasan memiliki risiko tinggi mengalami kematian akibat penyakit jantung.


EmoticonEmoticon