Sabtu, 19 Agustus 2017

Ini Bahayanya Membersihkan Telinga Dengan Cotton Bud

Pernahkah kamu membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud? Bila kamu pernah melakukannya maka sudah saatnya kamu mendengarkan saran para ahli untuk tidak melakukannya lagi.

Kotoran telinga memang sudah sepantasnya ada di dalam liang telinga dan tentu saja ada manfaatnya. Apa manfaat dari kotoran telinga? Tentu saja untuk membuat telingamu tetap sehat dengan cara menyaring kotoran yang masuk ke dalam liang telinga. Kotoran telinga yang melapisi kulit liang telinga akan melindungi telinga dari kerusakan akibat masuknya sesuatu ke dalam telinga dari dunia luar. 

Meskipun dalam bahasa awam disebut kotoran telinga, sejatinga kotoran telinga itu bersih dan tidak perlu rajin rajin dibersihkan.

Tubuh sebenarnya sudah memiliki mekanisme untuk membuang kotoran telinga saat tidak dibutuhkan lagi. Saat kamu mengunyah makanan atau adanya gerakan pada rahang, kulit yang ada pada liang telinga akan mendorong keluar kotoran telinga secara alami. Menggunakan cotton bud akan mendorong kotoran telinga ke bagian dalam dari liang telinga sehingga bisa merusak liang telinga dan gendang telinga.

Penumpukan kotoran telinga secara alami sangat jarang terjadi. Menurut American Academy of Otolaryngology—Head and Neck Surgery, hanya 1 diantara 10 anak yang mengalami dan 1 dari 20 orang dewasa yang mengalaminya. Masalah pengeluaran kotoran telinga ini terjadi karena adanya kelainan bawaan pada liang telinga dan proses pembentukan kotoran telinga.

Berikut beberapa gejala yang terjadi saat kotoran telinga terdorong ke dalam oleh penggunaan cotton bud:
  • Sakit atau gatal pada liang telinga
  • Telinga terasa penuh
  • Terdengar suara mendenging pada telinga (tinnitus)
  • Kemampuan mendengar menurun
  • Telinga berbau atau mengeluarkan cairan
Bila kamu mengalami gejala diatas, segeralah berkonsultasi ke dokter.


EmoticonEmoticon