Jumat, 11 Agustus 2017

Gunakan Zat Kimia Ini Agar Kentut Tidak Lagi Berbau

Kentut adalah gas yang keluar dari lubang pembuangan manusia sebagai bagian dari proses pencernaan yang normal. Tidak ada satupun manusia sehat yang dihidup di dunia ini yang tidak pernah kentut. Gas yang keluar sebagai kentut berasal dari proses pencernaan makanan yang dilakukan oleh bakteri.

Gas gas yang dihasilkan cukup beraneka ragam, mulai dari gas karbondioksia, methane dan hydrogen sulfida. Methane adalah gas yang mudah terbakar, makanya jangan heran bila ada seseorang yang kentutnya bisa terbakar.

Uniknya, gas yang keluar saat kentut memiliki bau yang berbeda beda. Bila gas yang dikeluarkan saat kentut banyak mengandung karbondioksida maka kentut orang tersebut tidak berbau, sebaliknya bila gas yang keluar kebanyakan mengandung hydrogen sulfida maka kentut orang tersebut akan sangat berbau. Perbedaan gas yang keluar saat kentut itu tergantung populasi bakteri yang ada pada usus dan jenis makanan yang kita makan.

Nah, bicara masalah bau kentut, tidak sedikit orang yang kehilangan kepercayaan diri karena bau kentutnya yang luar biasa jeleknya. Apalagi saat kentut di ruangan yang ber-AC maka bau yang berasal dari kentut akan bertahan lebih lama di dalam ruangan.

Bagi mereka yang menginginkan bau kentut yang tidak berbau atau minimal baunya bisa diterima oleh hidung kebanyakan, ada zat kimia yang bisa dikonsumsi untuk mengurangi bau kentut. Zat kimia tersebut adalah bismuth subgallate. Zat kimia ini akan bereaksi dengan gas yang ada di saluran pencernaan sehingga kentut yang dikeluarkan tidak berbau mencolok.

Selain mengurangi bau kentut, bismuth subgallate yang dijual dengan merk dagang Devrom juga digunakan untuk mengobati masalah pencernaan dan infeksi bakteri Helicovacter pylori.

Meskipun secara umum efek samping obat ini sangat ringan, namun pada sebagian orang dapat menyebabkan lidah dan pup berwarna kehitaman.


EmoticonEmoticon