Senin, 31 Juli 2017

10 Manfaat Berpelukan Menurut Para Ahli, Manfaat Kedua Cukup Mencengangkan

Masih ingat kata 'berpelukaannn' yang kerap diucapkan oleh Teletubbies? Ternyata berpelukan memiliki banyak manfaat bila dilakukan secara rutin.

Berikut 10 manfaat berpelukan menurut para ahli:

1. Berpelukan membantu mengatasi insomnia dan kecemasan

Kurang tidur memiliki implikasi buruk terhadap kesehatan. Tubuh tidak bisa berfungsi secara optimal saat seseorang kurang tidur. Dalam jangka panjang, kurang tidur bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.

Menurut studi, berpelukan saat tidur dapat membantu memberi rasa nyaman pada saraf sehingga memudahkan seseorang untuk terlelap. Kehangatan yang diberikan sekaligus perasaan nyaman membuat seseorang lebih mudah tertidur saat berpelukan.

Studi tahun 2008, berpelukan juga bermanfaat untuk mengurangi kecemasan. Para ahli menduga, rasa nyaman dan aman menjadi faktor utama untuk meredakan perasaan cemas.

2. Berpelukan mengurangi rasa takut menghadapi kematian

Sebagai manusia, tentu kita sadar akan menghadapi kematian kelak. Bagi sebagian orang, menghadapi kematian merupakan sesuatu yang sangat menakutkan. Ketakutan ini terutama melanda mereka yang memiliki kepercayaan diri yang rendah, yang merasa tidak berarti selama hidup.

Beberapa studi yang dilakukan, pelukan secara signifikan dapat membantu mengurangi perasaan takut menghadapi kematian.

Pelukan dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang dan dengan kepercayaan diri yang meningkat maka rata rata mereka lebih siap menghadapi kematian.

3. Berpelukan dapat menurunkan keinginan makan yang berlebihan

Pada beberapa orang, makan tidak hanya saat lapar tetapi sering karena faktor emosional. Faktanya, bagian otak yang mengatur nafsu makan berbaur dengan bagian otak yang mengatur hubungan interpersonal.

Saat makan, oksitosin diproduksi dan membanjiri bagian otak yang mengandung dopamin sehingga saat makan kita merasa senang dan rileks. Oksitosin juga diproduksi saat kita melakukan kontak fisik dengan seseorang yang kita sayangi. Efek produksi oksitosin saat seseorang berpelukan mirip dengan saat seseorang makan. Sehingga, orang yang ingin mendapatkan perasaan nyaman dengan makan bisa mengalihkannya dengan memeluk orang yang disayangi.

Kesimpulannya, memperbaiki hubungan dengan seseorang yang kita sayangi bisa berdampak pada penurunan berat badan.

4. Berpelukan dapat mempererat hubungan kasih sayang

Cara sederhana untuk mempertahankan hubungan yang sehat dan bahagia dengan pasangan adalah dengan cara berpelukan.

Bagi pasangan, berpelukan dapat menjembatani kesenjangan antara apa yang terjadi di tempat tidur dengan yang terjadi di kehidupan sehari hari. Berpelukan dapat mempertahankan keintiman pasangan yang tidak hanya terjadi pada saat berhubungan suami istri.

Berpelukan juga merupakan cara berkomunikasi yang baik antara pasangan suami istri diluar hubungan suami istri untuk menjaga keintiman.

5. Berpelukan dapat meningkatkan kepercayaan diri

Berpelukan dapat meningkatkan kepercayaan diri terutama pada anak anak. Sentuhan dan penciuman adalah dua indera yang sangat penting pada bayi dan bayi mengenali orang tuanya dari sentuhan. Dari sejak lahir, sentuhan keluarga membuat kita merasa sebagai seseorang yang penting dan dicintai.

Otak anak anak butuh banyak rangsangan untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Sentuhan fisik merupakan salah satu rangsangan yang penting dalam proses tumbuh kembang. Tentu saja proses ini akan bermanfaat saat mereka tumbuh dewasa.

6. Berpelukan dapat menyebabkan otot otot relaksasi

Jika kamu pernah dipijat maka kamu akan merasakan otot ototmu rileks setelah dipijat. Hal tersebut bukan hanya masalah psikis, tapi pijatan dapat melemaskan otot otot, menurunkan detak jantung dan menurunkan kadar kortisol. Saat itu terjadi maka tubuh akan merasa rileks dan berenergi kembali.

Oksitosin yang dilepaskan saat berpelukan membantu memperbaiki kerusakan otot dengan cepat. Hal ini terjadi karena perubahan lemak menjadi energi untuk perbaikan otot dipercepat oleh adanya oksitosin.

7. Berpelukan dapat meningkatkan empati dan saling pengertian

Manfaat lain dari oksitosin adalah memberi rasa empati sehingga oksitosin yang dihasilkan saat kita berpelukan dapat meningkatkan rasa empati.

Menurut studi, rasa empati juga meningkat saat kita memeluk orang lain yang belum kita kenal. Kondisi ini akan meningkatkan kepercayaan kita terhadap orang tersebut sehingga timbul saling pengertian.

8. Berpelukan dapat meningkatkan kebahagiaan

Meningkatnya rasa bahagia saat berpelukan juga disebabkan oleh perasanan oksitosin. Beberapa studi yang dilakukan, oksitosin yang dilepaskan saat berpelukan dapat meningkatkan skala kebahagiaan seseorang sampai beberapa derajat.

Berpelukan dapat meningkatkan kemampuan seseorang untuk mengendalikan perasaannya untuk mendapatkan kebahagiaan.

9. Berpelukan meningkatkan kenikmatan hubungan suami istri

Salah satu studi yang dilakukan di Kanada menyimpulkan, pelukan yang dilakukan pasca berhubungan suami istri memiliki dampak yang sangat baik untuk meningkatkan kenikmatan berhubungan suami istri. Selain itu, keintiman pasangan pun tetap terjaga dengan selalu berpelukan.

10. Berpelukan mengajarkan kita untuk saling memberi dan menerima

Dengan berpelukan, dalam diri seseorang akan berkembang anggapan bahwa antara memberi dan menerima memiliki nilai yang sama. Kedua hal tersebut dapat memberikan kehangatan dan rasa nyaman.

Berpelukan menunjukan kepada kita bahwa cinta bisa mengalir dari dua sisi yang berbeda. Saat kita memeluk seseorang maka kita membuka diri kepada orang tersebut, demikian pula sebaliknya sehingga timbul ikatan yang kuat diantara keduanya.

Berpelukannnn


EmoticonEmoticon