Minggu, 07 Mei 2017

Inilah 8 Hal Yang Bisa Merusak Hati

Perlu Anda ketahui, bahwa hati merupakan oragan kedua paling besar dalam tubuh setelah kulit.Hati juga mempunyai berbagai fungsi penting seperti melawan infeksi, membuang racun, pembekuan darah, juga memproduksi cairan empedu untuk memecah lemak dan metabolisme kolesterol, gula dan besi. Selain itu, hati juga termasuk satu-satunya organ yang bisa beregenerasi sendiri.

Oleh karena itu, kerusakan pada hati biasanya tidak menampakkan gejala yang khas hingga kerusakannya sudah cukup parah. Berikut beberapa hal yang bisa merusak hati secara permanen.

1. Alkohol
Alkohol adalah racun berbahaya untuk tubuh. Saat mengonsumsi alkohol, hati akan bekerja lebih keras untuk bisa membuangnya dari dalam tubuh. Ketika memecah alkohol, sebagian dari sel hati akan rusak bahkan mati. Mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak dan dalam jangka panjang bisa merusak organ dari hati, kemudian menyebabkan fatty liver (perlememakan hati yang diakibatkan oleh alkohol) bahkan sirosis hati.

2. Rokok
Merokok akan memberikan tiga efek buruk pada hati, yakni racun, imunologi dan keganasan. Dampak buruk dari racun roko baik secara kontak langsung maupun tidak langsung bisa merusak sel pada hati dan dapat mengakibatkan peradangan hingga kematian. Rokok juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker hati pada pasien yang menderita hepatitis.

3. Makanan dan Minuman
Makanan yang mengandung garam cukup tinggi bisa sebabkan penumpukan cairan dan pembekakan pada hati. Selain itu, minuman yang mengandung tinggi gula seperti soft drink bisa sebabkan penyakit metabolik lain, hingga akhirnya bisa menyebabkan kerusakan pada hati, karena bahan-bahannya dianggap racun bagi tubuh.

4. Obat obatan
Sel-sel dalam hati akan mengalami peradangan sementara saat metabolisme obat. Akan tetapi, ada beberapa obat apabila dikonsumsi secara berlebihan dan dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan hati secara permanen. Obat-obatan yang biasanya bisa merusak hati yaitu asetaminofen (obat demam), statin dan niasin (obat kolesterol), nitrofurantoin, tetrasiklin dan isoniazid (antibiotik) dan metotreksat (obatantikanker).

5. Bahan Kimia
Bahan-bahan kimia seperti karbon tetraklorida dan vinil klorida yang ada di pabrik industri sangatlah berbahaya untuk hati. Kedua bahan tersebut bisa mengakibatkan kanker hati. Kloroform yang dulu dipakai untuk bahan pembius juga dapat berisiko bagi hati, oleh karena itu sekarang sudah dilarang. Penggunaan dalam jangka panjang kloroform diketahui bisa merusak sel hati.

6. Sanitasi kebersihan lingkungan yang buruk
Mungkin sebagian dari Anda akan berpikiran, apa hubungan lingkungan kotor dengan kerusakan hati? Penularan birus hepatitis A dan E merupakan penularan melalui sanitasi dan kebersihan lingkungan yang kotor. Infeksi virus hepatitis tersebut bisa mengakibatkan kerusakan hati. Kebersihan dari diri sendiri yang buruk juga bisa meningkatkan risiko tertularnya virus hepatitis A dan E.

7. Jarum suntik, tato, tindik
Penularan virus hepatitis B dan C bisa melalui cairan tubuh dan darah (kontak seksual, pemakaian jarum suntik, tato, dan tindik yang tidak steril). Hepatitis B dan C sering menginfeksi hingga kronis.

8. Penyakit yang berhubungan dengan hati
Ada beberapa penyakit yang bisa mengakibatkan penyakit hati berlemak alkohol. Penyakit tersebut merupakan obesitas, diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi yang kemudian dapat menyebabkan penumpukan lemak berlebih pada hati. Untuk itu, sayangilah hati Anda. walaupun hati bisa beregenerasi sendiri, kerusakan yang sudah parah membuat hati rusak sampai tidak bisa diobati lagi.


EmoticonEmoticon