Jumat, 19 Mei 2017

8 Manfaat Minyak Zaitun Yang Jarang Diketahui

Sebagai pengganti minyak sawit, minyak zaitun memang sedang populer untuk orang-orang yang ingin meningkatkan taraf hidupnya menjadi lebih sehat. Secara kimiawi, kandungan minyak zaitun memang lebih kaya akan lemak tak jenuh yang oleh tubuh diubah menjadi kolesterol baik, yaitu kolesterol HDL (high-density lipoprotein).

Bukan rahasia lagi jika minyak zaitun sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan, berbagai penelitian juga telah mendukung fakta ini. Penasaran? Coba simak beberapa manfaat minyak Zaitun bagi kesehatan berikut ini:

1. Dipenuhi Lemak Tak-Jenuh
Setiap jenis minyak pasti mengandung asam lemak jenuh dan lemak tak-jenuh. Asam lemak jenuh oleh tubuh akan diubah menjadi kolesterol LDL (kolesterol jahat), sementara asam lemak tak jenuh akan berubah menjadi kolesterol baik.

Minyak zaitun dikatakan baik untuk kesehatan karena 73% kandungan di dalamnya adalah lemak tak jenuh, yaitu asam oleat. Asam oleat ini terbukti ampuh untuk menjaga tubuh tetap sehat, seperti dengan mengurangi inflamasi dalam tubuh, mencegah berbagai penyakit jantung karena penyumbatan arteri, dan sebagainya. 

2. Kaya Akan Antioksidan
Minyak yang diekstrak dari buah zaitun ini juga kaya akan kandungan antioksidan, dalam bentuk vitamin E dan vitamin K. Kedua jenis vitamin ini adalah vitamin yang diperlukan oleh tulang dan kulit.

Kedua antioksidan tersebut juga cukup ampuh dalam mencegah kolesterol dalam darah mengalami oksidasi, yang merupakan penyebab penyakit jantung. 
Di samping itu, antioksidan mampu mencegah kanker dengan melawan berbagai senyawa radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. 

3. Mencegah Inflamasi Dalam Tubuh
Inflamasi atau peradangan di dalam tubuh merupakan penyebab berbagai penyakit berbahaya yang menyerang manusia, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, sindrom metabolik, Alzheimer, artitis, dan bahkan obesitas. 

Demi menghindari berbagai penyakit berbahaya tersebut, dari sekarang mulailah mengonsumsi minyak zaitun yang dapat mencegah peradangan. Dalam minyak zaitun, terdapat zat oleochantal yang dapat berperan layaknya ibuprofen (obat anti peradangan) di dalam tubuh manusia. 

Sebuah penelitian juga telah membuktikan bahwa dengan senyawa oleochantal sebanyak 50 mL saja (sekitar 3,5 sendok makan), efektivitasnya sebanding dengan 10% efek ibuprofen bagi orang dewasa.

4. Mengurangi Risiko Stroke
Stroke merupakan sebuah keadaan saat terdapat anggota tubuh yang tidak bisa digerakkan karena terjadi penyumbatan aliran darah pada otak, baik karena peradangan ataupun penggumpalan. 

Bagi para penderita kolesterol dan darah tinggi, stroke adalah ancaman yang selalu menghantui. Berbagai penelitian telah melakukan tes terhadap minyak zaitun dan manfaatnya untuk mengurangi risiko stroke. Rata-rata berbagai penelitian tersebut meyimpulkan bahwa dengan menggunakan minyak zaitun untuk bahan masakan, seseorang akan lebih rendah risikonya terkena penyekit stroke.

5. Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, minyak zaitun kaya akan kandungan zat oleochantal yang dapat mencegah penyakit Alzheimer. Alzheimer merupakan penyakit yang menyerang otak sehingga penderita tidak mempunyai ingatan lagi semenjak suatu waktu tertentu. 

Oleochantal telah diteliti dapat menstimulasi sel otak sehingga dapat memproduksi dua senyawa yang mengurangi risiko penyakit Alzheimer, yaitu bete amiloid. Dengan produksi senyawa ini dalam tubuh, ingatan para lansia menjadi lebih kuat dan risiko Alzheimer berkurang. 

6. Berpotensi Mencegah Kanker
Sel kanker bermula dari tumbuhnya tumor yang disebabkan oleh serangan radikal bebas dalam tubuh yang mengubah perilaku sel sehingga lebih cepat tumbuh dan berkembang. 

Dengan kandungan antioksidannya yang lebih tinggi dibandingkan minyak lain seperti sawit, minyak zaitun dapat berpotensi mencegah kanker untuk tumbuh. Walaupun begitu, penggunaan minyak zaitun untuk mencegah kanker masih terus diteliti. 

7. Memiliki Kandungan Anti Bakteri
Di dalam tubuh, terkandung berbagai macam bakteri penyebab penyakit. Misalnya saja, di dalam lambung terdapat Heliobacter pylori, bakteri yang dapat menyebabkan penyakit lambung seperti maag atau kanker lambung. 

Minyak zaitun memiliki kandungan antibakteri yang dapat membunuh atau menghambat bakteri berbahaya ini tumbuh di lambung. Sebuah penelitian pun telah dilakukan dan terbukti bahwa sekitar 30 gram minyak zaitun extra virgin dapat menghilangkan infeksi bakteri Heliobacter hingga sebesar 10-40% selama 2 minggu saja. 

8. Mencegah Obesitas
Mengonsumsi lemak sehat seperti minyak zaitun tidak akan meningkatkan risiko seseorang bertambah berat badannya atau bahkan terkena obesitas. 

Kegunaan minyak zaitun ini telah dibuktikan dengan penelitian yang menggunakan objek 7000 mahasiswa yang mengonsumsi minyak zaitun, dan hasilnya setelah 2,5 tahun, mengonsumsi banyak minyak zaitun tidak berhubungan dengan kenaikan berat badan yang siginifikan atau obesitas.


EmoticonEmoticon